Sabtu, 8 Agustus 2026

Jelang Pilkada 2018, Jangan Asal Percaya Survei Abal-abal, Kenali Metode yang Tepat

Kekeliruan itu bisa berimbas pada hasil survei yang bias. Selain metode estimasi, penyebab bias disebabkan error sejak awal atau pada penggalian data. Tuti menyebut tiga penyebab bias tersebut. ”Bisa jadi, sampel yang keliru, rumus yang keliru, atau pertanyaan yang keliru,” ucapnya.

Kembali pada sampel, mencari kecenderungan suara untuk pilgub di Jatim, peneliti harus cermat menentukan besar responden. Pendiri salah satu lembaga survei The Republic Institute Sufyanto memaparkan, survei untuk pilgub Jatim idealnya menggunakan 1.200 responden. Berdasar pengalamannya, margin error yang dianjurkan dalam sebuah survei mencapai 3,2–4 persen untuk jumlah sampel responden tersebut. ”Semakin besar jumlah sampelnya, semakin kecil margin error-nya,” paparnya.

Yang harus diperhatikan peneliti adalah besarnya sampel yang belum menentukan pilihan. Dalam survei pilgub, biasanya ada responden yang memilih ”tidak tahu” saat disodorkan nama-nama kandidat. Dia menyatakan, hal itu sah-sah saja asalkan tidak melewati batasan tertentu.

”Enam bulan sebelum pemilihan, biasanya calon pemilih sudah menentukan pilihan,” katanya. Karena itu, tidak wajar apabila ada lembaga survei yang masih menonjolkan kelompok pemilih gamang alias floating mass dalam hasil surveinya. ”Maksimal 10 persen,” lanjutnya.

Agar dominasi floating mass dalam survei tidak besar, peneliti harus pintar-pintar mencari sampel pengganti. ”Kalau memang sampel yang sudah diambil tidak mau menentukan pilihan, kita harus mencari sampel pengganti yang bernilai sama dengan sampel pertama,” ujarnya. Yang jelas, sampel-sampel yang dipilih sebagai pengganti harus valid, tidak boleh dari hasil menerawang atau asal comot.

(deb/c16/oni)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital