Minggu, 9 Agustus 2026

Pimpinan Stisipol Palu Laporkan Pengurus BEM ke Polisi, Balas Dendam?

PALU EKSPRES, PALU – Aksi blokir kampus yang dilakukan mahasiswa Stisipol Palu pada Kamis 16 November lalu berbuntut pelaporan mahasiswa kepada pihak kepolisian. Ketua Bem Stisipol Panca Bhakti (PB) Palu, Ariandy Amu mengaku pelaporan tersebut dilakukan oleh pihak kampus.

“Ia, surat pemanggilan itu masuk ke BEM. Yang dipangil itu pengurus BEM. Dia bidang advokasi, Sudirman namnya,” kata Ariandy, saat dihubungi Palu Ekspres, Sabtu (2/12).

Pemanggilan tersebut kada dia, berkaitan dengan kasus lama, yang melibatkan Sudirman dengan kawannya, Ista Mujahid Akbar. Kasus ini terkait pemalsuan slip SPP pada semester ganjil 2016 silam.

“Kasus ini sudah lama. Sudah diproses juga secara internal di kampus. Ista yang melakukan pemalsuan itu juga sudah mendapat skorsing satu semester. Dia sementara menjalani hukuman itu. Tapi kok kenapa kasus ini masuk ke kepolisan?,” katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Alfian, pengurus BEM Stisipol PB bidang advokasi. Ia menyesalkan tindakan pelaporan tersebut. Menurutnya, kampus sebagai institusi pendidikan yang memiliki otonomi sendiri, seharusnya bisa menyelesaikan masalah dengan musyawarah mufakat di internal civitas akademika.

“Lagipula yang dilaporkan ke kepolisian itu sudah menjalani sanksi di kampus, dan tidak ada kerugian materil/nonmateril yang ditimbulkan dengan adanya hal tersebut,” katanya.

Menurutnya, upaya pelaporan yang dilakukan pihak kampus sebagai langkah balas dendam atas aksi yang dilakukan mahasiswa belakangan ini. Upaya itu kata dia tidak ada hubungannya dengan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa dalam aksi sebelumnya.

Informasi yang diterima Palu Ekspres, pihak kampus melalui mantan bendahara Stisipol, Ketut Setiawan melaporkan kordinator aksi atas nama Ista Mujahid Akbar ke Polres Palu pada Rabu (22/11), enam hari pasca aksi blokir kampus. Berdasarkan hal itu, kepolisian mengeluarkan surat pemanggilan kepada Sudirman, yang merupakan kawan dekat Ista untuk dimintai keterangan.

Pengurus BEM juga telah melakukan upaya persuasif atas pelaporan tersebut kepada Ketut Setiawan. Namun ketut mengaku tidak bisa berbuat banyak. Ia hanya menyarankan kepada mahasiswa untuk menjalani pemeriksaan, karena ia juga hanya diperintah atasn.

Berikut surat pemanggilannya:

(MS/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital