Sabtu, 8 Agustus 2026

32 Pasien Difteri Meninggal, Simak Nih Penjelasan Menkes

PALU EKSPRES, JAKARTA – Hingga kini jumlah korban akibat bakteri difteri mencapai 32 orang. Semuanya tersebar di 20 provinsi. Korban meninggal ini diduga dipicu oleh tidak menjalani imunisasi dengan baik.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek menyatakan, salah satu penyebab difteri itu yakni tidak melakukan imunisasi dengan benar. Orang yang tidak melakukan imunisasi dengan benar sama dengan mengundang kematian.

“Ya, (jika tidak ingin diimunisasi) kami imbau. Ini kan sudah ada akibatnya udah ada bukti bahwa dengan antibodi dia yang turun itu, kita lihat kenapa. Dan itu ternyata mereka tidak melakukan dan tidak lengkap imunisasinya,” ujar Menkes Nila saat menghadiri acara Hakordia 2017 di Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (11/12).

Guna mencegah virus ini tidak menyebar lebih luas, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus melakukan sosialisasi vaksin difteri di sejumlah tempat. Salah satunya di SMA Negeri 33 Jakarta Barat.

Sosialisasi itu didampingi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Jakarta Barat Anas Effendi dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Koesmedi Priharto.

Menteri Nila menegaskan, sosialisasi vaksin difteri ini mutlak dilakukan, karena demi kemaslahatan. Apalagi virus yang dibawa bakteri itu mengakibatkan kematian.

Maka dari itu, Nila menekankan agar masyarakat mau bekerja sama dalam imunisasi ini. Supaya pemerintah dapat mewujudkan Indonesia Sehat.

Dalam peninjauan hingga November 2017, Nila menemukan 32 kasus dengan penderita yang meninggal. Semua itu tersebar di 95 kabupaten dan 20 provinsi di seluruh Indonesia.

(rgm/JPC/fajar)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital