Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Sigi Jadi Pilot Project Layanan Satu Atap Buku Nikah dan KK 

PALU EKSPRES, SIGI – Kementerian Agama Kabupaten Sigi   bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten
Sigi  dan KUA Kecamatan Marawola  me-launching program inovasi pelayanan satu atap bagi pengantin baru di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Marawola, Kabupaten Sigi,  Kamis (14/12/2017).

Inovasi layanan ini memungkinkan pasangan pengantin baru yang
menikah di KUA Marawola  bisa langsung mendapatkan Kartu Keluarga (KK) baru dan buku nikah, tanpa perlu lagi ke kantor Dukcapil setempat.

Launching tersebut sekaligus menjadikan KUA Kecamatan Marawola
sebagai pilot Project pelayanan satu atap pengurusan KK dan Buku Nikah untuk wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag)
Provinsi Sulteng Abdullah Drs. H. Abdullah Latopada MPdI mengatakan, launching program layanan satu atap pengurusan KTP dan Buku Nikah ini  untuk memudahkan masyarakat, khususnya pengantin baru.

Selama ini, kata dia, sering kali pengantin baru terlambat atau enggan mengurus dokumen kependudukan yang harus segera mereka miliki setelah menikah.

Dengan adanya program seperti ini, para pasangan baru usai ijab kabul di KUA Marawola, bisa langsung mendapatkan Kartu Keluarga dan Buku Nikah pada
hari itu juga.

“Kita mau masyarakat diuntungkan dan tidak lagi direpotkan dengan segala urusan administrasi, para penganti baru cukup datang ke KUA saja,” ujar Abdullah Latopada.

Abdullah pada kesempatan itu memberi apresiasi kepada Bupati Sigi Irwan Lapatta yang mendukung program layanan satu atap yang digagas oleh Kemenag.

“Bupati Sigi ini selalu merespon setiap
usulan Kemenag setiap kali diajak melakukan memorandum of understanding (MoU), sikap yang sama juga diperlihatkan oleh
Bupati Morowali Pak Anwar Hafid, setiap kali diajak bekerjasama,” ungkap Abdullah Latopada.

Bupati Sigi Drs Irwan Lapatta MSi mengatakan, program pelayanan satu atap ini  cukup membantu masyarakat, karena  dua dokumen kependudukan sekaligus bisa dilayani dalam waktu
bersamaan.

“Ini tentu menghemat biaya dan waktu, ini memberikan kemudahan bagi masyarakat,” ujar Irwan Lapatta.

Bupati Sigi berharap, dengan program ini betul-betul dilaksanakan oleh pejabat terkait sebagai upaya menghapus stigma
masyarakat, bahwa pejabat itu selalu maunya dilayani.

“Sekarang saatnya kita perlihatkan kepada masyarakat jika pejabat itu
melayani, bukan dilayani, jangan bekerja di pemerintahan kalau tidak mau repot,” tekan Irwan Lapatta.

Ketua Panitia sekaligus Kepala KUA Kecamatan Marawola Muh. Lutfi
Godal, LC, MA, mengatakan, Kabupaten Sigi merupakan daerah yang ketiga melaunching program layanan satu atap KK dan buku nikah.

Dua daerah yang sebelumnya melaunching program ini adalah
Belitung Timur dan Bone Bolango.

“Sekiranya kita cepat melaunching, Sigi yang pertama di Indonesia karena gagasannya sudah lama digodok oleh Kemenag Sulteng,” ungkapnya.

Walau dua daerah telah mendahului launching tersebut, kata Lutfi, Kabupaten Sigi merupakan daerah yang pertama melaksanakan MoU untuk program ini.

“MoU ini lahir dari Kecamatan Marawola dan Kinovaro,” ujarnya

(fit/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital