Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Bupati: 2018 Program Dana Desa Harus Gunakan Sistem Padat Karya

PALU EKSPRES, PARIGI – Bupati Parigi Moutong, H Samsurizal kembali mengingatkan para Kepala Desa di Kabupaten Parigi Moutong agar memanfaatkan dana desa dengan sistem padat karya. Pola swakelola itu katanya bukan atas kemauannya melainkan arahan Presiden RI Joko Widodo, dan telah berulang kali diingatkan oleh Gubernur Longki Djanggola kepada para Bupati.

“Saya ingatkan lagi, tahun 2018 penggunaan dana desa harus dilakukan dengan sistem padat karya. Jadi semua pekerjaan fisik yang dibiayai dana desa harus di swakelola. Artinya masyarakat dilibatkan untuk mengerjakan,”tegas Bupati Samsurizal ketika melantik 18 Kepala Desa di wilayah Kecamatan Tinombo Selatan, Sidoan, Tinombo, Palasa, Tomini dan Mepanga yang dipusatkan di Desa Kotaraya, Kamis (28/12)

Dikatakannya, pekerjaan dengan sistem padat karya seratus persen menggunakan tenaga masyarakat di desa tersebut sehingga mereka akan lebih berdaya.
“Kalau yang berkaitan dengan pabrikasi, misalnya butuh pipa, masyarakat tida bisa membuatnya sendiri, sehingga harus dibeli. Nah, silakan dimusyawarahkan dengan masyarakat, cari pipa berkualitas belinya dimana. Selebihnya harus di swakelola,”papar Samsurizal.

Demikian juga katanya ketika ingin mengerjakan proyek jalan desa. Yang tidak bisa dikerjakan dengan tenaga manusia boleh menyewa alat berat exavator. Tapi jika panjang jalan tersebut sekitar 1 Km, mesti dilihat lagi mana yang bisa dikerjakan oleh tenaga masyarakat.

“Jadi masyarakat di desa harus benar benar diberdayakan. Saya ingatkan semua harus swakelola. Jangan gunakan pihak ketiga kecuali memang tidak bisa dilakukan oleh masyarakat. Itu petunjuk Presiden,”ujar Samsurizal

Bupati menambahkan, sesuai surat edaran Menteri Desa PDTT RI. Jika ada desa yang ingin menambah dana desa persyaratannya hanya ada empat yaitu untuk membangun embung bagi desa yang kesulitan memperoleh air bersih. Selanjutnya mmbangun sarana olahraga. “Jadi kalau ada desa yang ingin membangun sarana olahraga harus tanah desa. Hibahkan dulu tanahnya,”katanya

Peryaratan ketiga adalah membantu permodalan Bumdes. Yang dibantu adalah Bumdes yang sudah memulai usahanya namun kekurangan modal.
“Selanjutnya adalah membantu produk produk unggulan desa. Kalau di Parigi Moutong ada dua yaitu budi daya kepiting mangrove dan Budidaya kelor. Ini produk unggulan yang sudah disetujui Kementerian terkait,”katanya

Pada kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan kepala desa yang baru saja dilantik agar merangkul semua masyarakat di desanya tanpa mempersoalkan lagi perseteruan politik yang sempat terjadi pada saat proses pilkades.

“Misalnya saudara di dusun I kalah. Maka program padat karya di dusun itu dibayar rendah. Sebaliknya di dusun lain menang, masyarakat di dusun itu dibayar mahal. Jangan sampai ini terjadi. Saya ingatkan saudara saudara setelah pelantikan ini tidak boleh lagi menbeda bedakan masyarakat, semua harus dirangkul. Saudara telah disumpah untuk menegakan demokrasi.

Jadi jangan lagi pilih kasih melayani masyarakat,”tandasnya.

(Jeprin Humas Parimo)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital