Minggu, 9 Agustus 2026

Lama Ditelantarkan, Sebentar Lagi Anak Suku Terasing Mengenyam Pendidikan

PALU EKSPRES, TOLITOLI – Keberasdaan Dusun Bambanipa Desa Malala Kecamatan Dondo Kabupaten Tolitoli belum banyak diketahui dan jauh dari kata kesejahteraan. Bahkan, sekitar 50an anak di wilayah ini belum disentuh pendidikan.

Kepala Desa Malala, Imran Samad saat dikonfirmasi Palu Ekspres selasa (9/1) mengatakan 30 lebih kepala keluarga suku terasing yang jaraknya sekitar tujuh kilometer dari perkampungan, tidak pernah mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten.

“Selama 25 tahun lebih bermukim, sekitar 50 anak anak tidak pernah menikmati dunia pendidikan,” keta Imran.

Ia menjelaskan, keberadaan suku pedalaman itu sudah sering disampaikan ke Pemerintah Kabupaten Tolitoli supaya mendapat perhatian. Sayangnya sampai saat ini belum ada sikap dari Pemda. Alasannya warga tersebut tidak pernah miliki kartu identitas berupa KTP dan Kartu Keluarga.

“Selama bermukim di sana, masyarakat tidak pernah memiliki identitas KTP dan Kartu Keluarga,” katanya.

Meski dimikian, belakangan ini kabar baik datang dari Dinas Pendidikan setempat. Dinas tersebut rencananya akan menbangun sekolah kelas jauh yang akan mengakomodsi kepentingan pendidikan anak-anak suku terasing.

“Belum lama ini ada dari Dinas Pendidikan meninjau langsung perkampungan suku terasing. Setelah didata pihak dinas akan mendirikan kelas jauh,” ucapnya.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Seksi Pembinaan SD Dinas Pendidikan Tolitoli, Taufik. Kepada Palu Ekspres ia mengatakan, awalnya pihak dinas tidak pernah mengetahui keberadaan puluhan anak suku terasing di Desa Malala. Namun setelah ditinjau pada Senin (8/1) kemarin, meneka menemukan ada sekitar 50 anak yang bermukim di tempat itu tidak pernah mengenyam dunia pendidikan.

Rencananya, pekan depan pihak dinas akan mendirikan kelas jauh dengan mendatangkan tenaga guru yang ada di sekitar desa tersebut.

“Senin kemarin saya meninjau perkampungan suku terasing, memang anak-anak tidak pernah sekolah, dan masalah ini saya sudah sampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan,” jelasnya.

Taufik menuturkan Kepala Dinas sangat merespon dan merencanakan kelas jauh serta mendatangkan tenaga pengajar yang yang di sekitar Desa Malala.

(Mg6/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital