Selasa, 20 Oktober 2026
Daerah  

Belanja Infrastruktur Morowali dan Morut Bermasalah

PALU EKSPRES, PALU – Hasil pemeriksaan BPK RI atas belanja modal infrastruktur Tahun Anggaran (TA) 2016 dan Tahun Anggaran 2017 (Hingga 30 November 2017) pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali dan Pemkab Morowali Utara (Morut) Tahun Anggaran (TA) 2016 dan Tahun Anggaran 2017 (Hingga 30 November 2017), dinilai bermasalah.

Hal itu terlihat pada pengelolaan belanja modal infrastruktur, pengendalian intern belum sepenuhnya dirancang dan dilaksanakan secara memadai. Selain itu, perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban kegiatan belanja tersebut belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah Drs. Khabib Zaenuri mengatakan, kesimpulan BPK RI jika belanja modal infrastruktur TA 2016 dan 2017 belum sepenuhnya dirancang dan dilaksanakan secara memadai karena adanya permasalahan secara umum.

Rinciannya kata Khabib Zaenuri, pengendalian atas proses pengadaan barang/jasa dan pelaksanaan kegiatan/pekerjaan kontrak belum sepenuhnya efektif mencegah terjadinya penyimpangan.

Selanjutnya, harga perkiraan sendiri (HPS) belum disusun sesuai ketentuan, denda keterlambatan penyelesaian pekerjaan konstruksi belum dikenakan, serta kelebihan pembayaran atas pelaksanaan pekerjaan karena kekurangan volume pekerjaan konstruksi, pekerjaan tidak sesuai spesifikasi dan pemahalan harga atas kegiatan pekerjaan.

“Kelebihan pembayaran komponen biaya pekerjaan jasa konsultasi perencanaaan dan jasa konsultasi pengawasan dalam peleksanaan pekerjaan,” ujar Khabib Zaenuri dalam sambutannya pada penyerahan LHP dengan tujuan tertentu untuk empat kabupaten di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (16/1/2018).

Sehingga BPK RI merekomendasikan atas temuan pemeriksaan berupa kelebihan pembayaran termasuk denda dengan jumlah sebesar Rp5.455.963.152. Rinciannya, Pemkab Morowali Utara Rp 3.038.363.401 serta Pemkab Morowali Rp2.417.599.751.

Untuk itu, sesuai ketentuan pasal 20 ayat (3) UU Nomor 15 Tahun 2004, pejabat wajib memberikan jawaban atau penjelasan tentang tindak lanjut atas rekomendasi BPK, dan disampaikan kepada BPK selambat-lambatnya 60 hari setelah laporan diserahkan. UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang BPK, Pasal 8 ayat (2), menjelaskan bahwa tindak lanjut rekomendasi dimaksud disampikan secera tertulis oleh Gubernur/Walikota/Bupati.

”Karena tindak lanjut LHP TA 2017 harus diproses melalui sistem informasi pemantauan tindak lanjut (SIPTL), maka BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah sudah merencanakan sosialisasi SIPTL yang nanti akan diinformasikan kemudian kepada masing-masing pemerintah daerah,” ujarnya.

(fit/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam