Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Hidayat: Kini Sulteng Lebih Hebat

PALU EKSPRES,  PALU – Sekretaris Provinsi Drs. H. Moh. Hidayat, M.Si meyakini konsultan Sulawesi Tengah sudah jauh lebih hebat, dan mampu bersaing memenangkan kompetisi di skala besar.

Optimisme itu diutarakannya saat mewakili Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si pada pembukaan musyawarah provinsi INKINDO (Ikatan Konsultan Indonesia) Sulawesi Tengah ke-9 Tahun 2018, Kamis(18/1), di Hotel BW Coco.

Saat ini pemerintah provinsi sangat konsen memberdayakan konsultan lokal dengan terus membuka ruang-ruang berusaha pada pengerjaan proyek-proyek infrastruktur daerah.

Sebagai gambaran, 25 % porsi APBD 2018 diperuntukkan ke belanja modal, khususnya pada pembangunan 7 konstruksi besar.

“Kita berikan semua ke teman-teman konsultan lokal, yang jelas kita sudah buka ruang untuk perusahaan lokal,” tegas Hidayat.

Penjelasan itu sekaligus menjawab pertanyaan Ketua INKINDO Sulteng Ir. Gufran Ahmad yang menginginkan intervensi nyata pemprov dalam pemberdayaan tenaga lokal sesuai substansi UU No. 2 Tahun 2017 tentang penyelenggaraan jasa konstruksi.

Terkait batas minimal jasa keahlian konsultan, sekda katakan masih harus duduk bersama mencari solusinya.

“Belum bisa diatur lebih jauh jika belum ada aturan-aturan terkait,” sambungnya.

Lebih jauh sekprov mengingatkan ke para kandidat ketua INKINDO, jika terpilih nanti harus merealisasi janji-janjinya ke para anggota, khususnya menjaga kredibilitas konsultan.

“Bekerja profesional, jangan sampai telat menyelesaikan proyek karena bisa menjadi imej buruk bagi konsultan,” imbuh sekda yang pernah merasakan kondisi itu saat jadi penjabat bupati di kabupaten beberapa tahun yang lalu.

Musprov kali ini mengambil tema, “Membangun Sinergitas Jasa Konsultasi dalam Menyukseskan Program Pembangunan Infrastruktur di Sulawesi Tengah”.

Musprov dibuka simbolis dengan pukulan gong oleh sekda yang didampingi Faisal Suyuti selaku Ketua Wilayah INKINDO mewakili ketua umum, Ketua INKINDO Jakarta Ir. Peter Frans, forkopimda dan mitra kerja INKINDO Sulteng.

“Semoga musyawarah ini mampu menggairahkan dan meningkatkan motivasi sinergi para konsultan dalam melakukan studi, perencanaan dan pengawasan pembangunan di Sulawesi Tengah,” harap sekprov ke peserta.

(Ns) 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital