Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Panen Raya Lagi, Bupati Bertekad Jadikan Parimo Lumbung Beras Nasional

Pencapaian ini katanya, tidak terlepas dari kerjakeras OPD bersama para petani. Karena itu, dia meminta masyarakat tetap konsentrasi di bidang pertanian dan tidak melakukan alihfungsi lahan. “Pertahankan Kabupaten Parigi Moutong sebagai lumbung beras,”harapnya.

Staf Ahli Menteri Pertanian bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional DR Ir Mat Syukur MS memberikan apresiasi yang tinggi kepada petani di Kabupaten Parigi Moutong karena menurutnya, hampir setiap saat petani di Kabupaten Parigi Moutong melakukan panen. Kata dia, tekad Bupati Samsurizal menjadikan daerah ini sebagai lumbung beras di kawasan Indonesia Timur bukan sekedar impian belaka, tapi itu telah mampu diwujudkan.
“Saya tidak berkampanye, tapi kami berkepentingan agar pimpinan daerah seperti ini tetap dipertahankan,”ujar Mat Syukur disambut aplaus para petani.

Mat Syukur mengakui Kabupaten Parigi Moutong setiap tahun surplus beras. Tahun 2017, Kabupaten Parigi Moutong surplus beras 114.637.557 kg atau 114.637 Ton. Ia berjanji akan memberikan perhatian khusus terhadap daerah yang serius mengembangkan bidang pertanian, salah satunya adalah Parigi Moutong.

“Reward yang kami berikan tentunya berupa bantuan alat dan mesin pertanian dan program lainnya yang dapat meningkatkan produkvitas para petani,”ujar Mat Sykur ditemui usai panen padi menggunakan alat combine harvester, kemarin (24/1/2018).

Luas lahan padi yang dipanen saat itu sebanyak 3. 088 hektar dengan provitas sebesar 6.400 kg dengan hasil 19.763.200 Kg Gabah Kering Panen (GKP). Setelah diproduksi menjadi beras, hasil panen yang diperoleh petani sebesar 14.822.400 Kg Gabah Kering Giling (GKG).

Dengan harga beras dipasaran saat ini Rp9.000 – Rp10.000/Kg, maka hasil panen yang bisa diperoleh petani di Kecamatan Mepanga mencapai Rp121 miliar. Panen padi di Mepanga dirangkaikan dengan penyerahan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kecamatan Mepanga dan Kecamatan Tomini.

(***)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital