Minggu, 9 Agustus 2026

Kasus Satpam dan Siswa SMPN 3 Selesai Secara Kekeluargaan

PALU EKSPRES, PALU – Kasus tindakan fisik yang dilakukan petugas satpam SMP Negeri 3 Palu terhadap salah seorang siswanya beberapa waktu lalu, telah diselesaikan secara kekeluargaan. Hal ini diungkapkan Kepala SMPN 3 Palu, Wiji Slamat, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (29/1).

“Sudah diselesaikan secara kekeluargaan, dan prinsipnya sekarang tidak lagi ada masalah apa-apa. Satpam yang melakukan tindakan itu sudah meminta maaf dan keluarga juga memaafkan. dan kami sebagai penanggung jawab SMPN 3, mengingatkan kembali bahwa kita tidak senang dengan tindakan kekerasan,” ungkap Wiji.

Ia menuturkan, kejadian tersebut berawal dari salah seorang siswa yang mengeluarkan kata-kata kotor, yang oleh Satpam tersebut dinilai tidak senonoh. Siswa tersebut lalu berlari menjauh karena didatangi satpam. Setelahnya, siswa tersebut ditemui Satpam di kelasnya.

“Siswa itu ditemui di kelas lalu dipanggil, karena emosi sedikit ada tindakan shock terapi dari Pak Satpam. Setelahnya, siswa itu dibawa ke ruang BP, dan di ruangan itu ada sedikit tindakan lagi dari Satpamnya. Kemudian pihak keluarga mendatangi sekolah, dan masalahnya sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” tutur Wiji.

Menanggapi kejadian ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi menyampaikan kepada Kepala Sekolah, untuk meningkatkan pengawasan baik terhadap peserta didiknya serta para tenaga kependidikan lainnya.

“Saya sudah sampaikan, tolong jangan ada lagi kejadian tindakan kekerasan di sekolah. Untuk siswa juga harus ditanamkan nilai-nilai iman dan takwa, serta nilai-nilai budaya dan adat, sehingga tidak seenaknya mengeluarkan kata-kata. Ini kan persoalan kata-kata yang tidak pantas ketemu dengan tindakan emosional,” kata Ansyar.

Ansyar mengaku menyesalkan kejadian tersebut, sehingga ia mengingatkan kepada pihak sekolah, baik SMPN 3 Palu maupun sekolah-sekolah lainnya, untuk lebih memperhatikan pembinaan kepada seluruh siswa dan tenaga kependidikan di sekolahnya masing-masing.

“Semua kita sesalkan lah, baik itu siswanya maupun satpamnya. Saya sampaikan ke Kepala Sekolah, untuk lebih melakukan pembinaan yang baik, kepada satpamnya ataupun kepada peserta didiknya,” tandasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital