Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

KAT Mempengaruhi Angka Kemiskinan Parimo

PALU EKSPRES PARIGI – Dari Kementerian Sosial mulai tahun ini sesuai arahan Presiden RI Joko Widodo bahwa bantuan yang sebelumnya tunai menjadi nontunai melalui perbankan. Tujuannya adalah mengajarkan masyarakat bertransaksi lewat elektronik serta untuk menghindari kesalapahaman.

Hal tersebut diungkapkan Direktur Penanganan Fakir Miskin Pedesaan, Pesisir dan Pulau-pulau Kecil pada Kementrian Sosial RI, Abdul Hayat Gani di auditorium Kantor Bupati Parimo, usai menghadiri rapat koordinasi pengelolaan dan penggunaan dana desa dengan Penanganan Program Penanggulangan Kemiskinan berbasis desa, Senin (29/1/18).

“Jadi ini untuk menghindari jangan sampai bantuannya tidak nyampe, makanya harus non tunai, jadi dia sendiri yang ambil uangnya di Bank, dia gesek pakai ATM-nya sendiri, sehingga klier bahwa tidak ada pemotongan sampai kepada perhitungannya,”jelasnya.

Kedepannya nanti ungkapnya, warga penerima bantuan ini akan diberikan bantuan berupa telur dan beras karena hanya itu yang bisa dananya dikelola kembali oleh desa.

“Contohnya seperti minyak bimoli, gula yang kita belanjakan langsung uangnya itu ke Jakarta, Karena pemilik atau Perusahaan itu ada di sana, dan itu tidak bisa lagi kita kelola di desa, nah coba kalau kita beli telur, beras, ayam, jelas uangnya bisa kita kelola di desa karena barang itu sendiri ada di desa kita, sehingga mempercepat pengentasan kemiskinan di daerah ini,” uraianya.

Dia menegaskan, untuk alokasi dana bantuan di seluruh Indonesia tahun ini, kurang lebih Rp21 Triliun. Sementara untuk Parigi Moutong, dia mengaku belum mengetahui secara pasti data terkait jumlah alokasi dana bantuan tersebut.

“Yang jelas, semua daerah data itu akan tersalin,” ujarnya.

Ia menambahkan, kalau jumlah bantuan itu bertambah dari sebelumnya, berarti itu bertanda bahwa perhatian pemerintah terhadap rakyatnya itu benar-benar fokus.

“Bahwa ada orang miskin bertambah itu relatif, kenapa relatif, seperti di Parimo ini ternyata yang membuat warga miskin mencapai angka 17 sekian persen ini kan, ada komunitas adat terpencil (KAT), dan sesunggunya adalah ada regulasi tersendiri, jika itu dikeluarkan akan sangat berhasil dalam pengentasan kemiskinan di Parimo ini,” ungkapnya.

(mg4/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital