Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Seleksi Calon Komisioner KPU, Hindari Calon Intoleran dan Figur Titipan

Tes ini juga untuk mengetahui sejauhmana yang bersangkutan bisa bekerja dalam tim, mengingat kompleksitas kerja-kerja elektoral membutuhkan komitmen secara tim bukan kerja individual yang miskin komunikasi dan kerjasama. Hal lain yang tak kalah penting adalah menelusuri rekam jejak. Di fase ini ungkap anggota Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu ini, pihaknya ingin mendapatkan informasi dari masyarakat terkait sepak terjang calon.

Misalnya, tidak melakukan hal-hal yang secara substansif tidak sejalan dengan semangat dan roh demokrasi. Hal lain, tambahnya adalah calon tidak boleh intoleran. Semangat kemajemukan dalam masyarakat yang beragam ungkap dia adalah syarat mutlak bagi semua warga bangsa saat ini. Karena itu, calon komisioner juga akan dikejar dengan syarat ini.
Caranya, dengan menelusuri postingan di linimasa media sosial. Jika sekiranya ada ungkapan yang tidak sejalan dengan prinsip kemajemukan, maka hal itu menjadi catatan penting bagi Timsel. Juga kata dia, pihaknya akan mencermati pernyataan mereka di media- sekiranya yang bersangkutan adalah tokoh dan kerap tampil di media arus utama maka dipastikan pernyataan mereka akan dipelototi.

”Karena itu, kerjasama dengan masyarakat menjadi penting. Tapi kami juga akan mengecek mereka satu persatu melalui kanal informasi yang kami punyai,” katanya. Menjawab pertanyaan pers, soal kemungkinan faktor kesinambungan dalam komposisi KPU periode kedepan, Ketua Timsel Muhtadin Dg Mustafa membenarkan soal kesinambungan ini.

”Faktor kesinambungan kami harapkan tetap ada, karena itu untuk memastikan agar agenda yang sudah dan sedang berjalan tetap sesuai jadwal yang telah diagendakan,” Kata dia.
Untuk menghindari distrosi atas pernyataan ini, anggota Timsel lainnya, Rahmat Bakri memberi penekanan pada makna ini. Menurut dia, yang dimaksud kesinambungan bukan tentang orangnya.

Tetapi lebih kepada sistemnya. Jadi yang dimaksud faktor kesinambungan dalam konteks seleksi KPU menurut dia, bukan berarti mutlak mempertahankan beberapa petahana yang sudah ada.

”Bukan itu maksudnya. Tetapi lebih kepada sistemnya. Artinya faktor kesinambungan itu adalah kerja-kerja yang sudah tersistem. Dengan demikian siapa pun kelak yang terpilih bisa klik dengan sistem yang sudah ada,” ujarnya mengklarifikasi.

Pernyataan Muhtadin di atas memang memancing diskusi kecil di kalangan jurnalis. Pasalnya, pernyataan tersebut mengesankan para petahana bakal ada yang otomatis lolos demi memenuhi unsur kesinambungan tadi. Menurut Rahmat diksi kesinambungan yang dimaksud bukan tentang personal tetapi lebih mengarah ke sistem.

(kia/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital