Minggu, 9 Agustus 2026
Agama  

Dua Pejabat Kemenag Sulteng Promosi Eselon

 

PALU EKSPRES, PALU – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, H. Abdullah Latopada mengingatkan kepada jajaran Kepala Kantor Kemenag di daerah-daerah, untuk memerhatikan isu-isu yang berkembang, jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2018.

Hal ini disampaikan Kakanwil, saat melantik 15 pejabat eselon III di lingkungan Kanwil Kemenag Sulteng, di aula Kanwil Kemenag Sulteng, Jumat 9 Februari 2018.

Pada tahun 2018, terdapat tiga Kabupaten di Sulteng yang akan melaksanakan pilkada, yakni Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong dan Kabupaten Morowali.

Terkait hal ini, Kakanwil mengingatkan bahwa tugas Kemenag sangat strategis sekaligus berat, karena memiliki kewajiban memerhatikan dan menjaga kerukunan seluruh masyarakat beragama.

Apalagi usai pilkada 2018, bangsa Indonesia akan berhadapan dengan pemilihan umum (pemilu) dan pemilihan presiden (pilpres) tahun 2019 mendatang.

“Di dalam proses pilkada, pemilu dan pilpres akan banyak macam isu yang dihadapi nantinya. Olehnya Kemenag harus mengambil peran, mengayomi seluruh elemen bangsa Indonesia. Sebagaimana tema Hari Amal Bhakti Kemenag tahun ini, ‘Tebarkan Kedamaian’, tema tersebut sangat penting dan relevan diterapkan, menghadapi tahun-tahun politik ini,” kata Kakanwil.

Menurutnya, di tahun-tahun politik ini, tidak sedikit isu berkembang yang dapat menyesatkan masyarakat, khususnya terkait kerukunan umat beragama. Olehnya, ia mendorong para Kepala Kantor Kemenag, untuk menyusun program-program ekstra serta program yang menyentuh langsung ke masyarakat di lapangan.

Isu-isu terkait kerukunan umat beragama tersebut, katanya, sangat efektif untuk dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Manfaatkan para penyuluh kita, untuk menyerap isu-isu di tengah-tengah masyarakat. Sehingga, Kepala Kemenag bisa cepat tanggap untuk menghadapi isu tersebut,” imbuhnya.

Selain itu, Kakanwil juga kembali mengingatkan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Sulteng, untuk bersikap netral menghadapi pilkada 2018. Ia menyebutkan, aturan yang ada saat ini bahkan lebih ketat, untuk menjaga kenetralan para ASN.

“Sudah ada aturannya, bahkan selfie bersama calon yang mengikuti pilkada pun dilarang,” tegasnya.

15 pejabat eselon III di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng mengalami rotasi jabatan. Para pejabat tersebut, dilantik oleh Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, H. Abdullah Latopada, Jumat 9 Februari 2018.

Dari sejumlah pejabat yang dirotasi tersebut, dua di antaranya mendapatkan promosi jabatan eselon, dari eselon IV menjadi eselon III. Keduanya yakni H. Muh. Ramli, yang dilantik sebagai Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Sulteng, sebelumnya menjabat Kepala Seksi Penerangan Agama Islam Kanwil Kemenag Sulteng. Kemudian As’at, sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Sigi, yang sebelumnya menjabat Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kemenag Sigi.

Para pejabat eselon III lainnya yang mengalami rotasi, masing-masing H. Firmansyah, sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banggai, Dr. H. Kiflin Padjala, sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulteng, Dr. H. Gasim Yamani, sebagai Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag Sulteng, Lutfi Yunus, sebagai Kepala Bidang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sulteng.

Kemudian Dr. H. Nasruddin L. Midu, sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tojo Unauna, H. Kamaruddin, sebagai Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, H. Rusdin, sebagai Kepala Kemenag Kabupaten Banggai Kepulauan, H. Muchlis, sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tolitoli, H. Abd. Muluk Lanonci, sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banggai Laut, H. Moh. Junaidin, sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Donggala, Dr. H. Ahmad Hasni, sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Morowali, Hj. Marwiah, sebagai kepala Kantor Kemenag Kabupaten Morowali Utara, dan H. Makmur Muh. Arief, sebagai Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Poso.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital