Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Tahun Ini, 25 Desa di Parimo Jadi Sasaran Pamsimas

PALU EKSPRES, PARIGI – Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong melalui Kepala Bidang Cipta Karya, I Nyoman Adi Susmanta mengatakan, sebanyak 25 desa di sejumlah kecamatan menjadi sasaran pelaksanaan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).

Dikatakannya, bertambahnya angka ini, praktis menambah jumlah keseluruhan desa yang sudah dan akan terfasilitasi ketersediaan sarana air bersih dan sanitasi layak, dengan menggunakan metode pendekatan sekaligus pemberdayaan berbasis masyarakat.

“Jadi Parigi Moutong menjadi salah satu daerah yang telah melaksanakan Pamsimas sejak tahun 2008, terhitung hingga tahun 2016 sudah sebanyak 124 desa yang tersebar di seluruh wilayah menjadi sasaran, ditambah dengan 25 desa lagi yang akan melaksanakan program serupa tahun ini,’’katanya kepada media ini.

Menurutnya, pelaksanaan sejak 2008 hingga tahun 2016, sedikitnya sudah terlayani kurang lebih 126.077 jiwa dari total 201.397 jiwa atau 31.201 kepala keluarga (KK). Dari total 49.408 KK di Parigi Moutong, terhadap akses air minum yang layak serta berkelanjutan.

Sesuai dengan tujuannya kata dia, ini merupakan program pemerintah untuk menyiapkan sarana air minim dan sanitasi bagi masyarakat perdesaan dengan pendekatan berbasis masyarakat. Adapun pembiayaan program yang menempatkan masyarakat selaku perencana, pelaksana dan pemelihara kata dia, berasal dari dana sharing APBN dan APBD.

“Sejak tahun 2008 hingga 2016, kurang lebih Rp 4,2 miliar lebih APBD dan Rp 20 miliar lebih APBN yang sudah terserap untuk kegiatan ini, bahkan sejak tahun 2013 hingga 2016, pemerintah daerah mengeluarkan anggaran kurang lebih Rp 744 juta untuk membiayai kerusakan sarana di tujuh desa yang terjadi akibat bencana,’’ ungkapnya.

Ia menambahkan, untuk kegiatan di 25 desa tahun ini, anggaran yang akan dikucurkan untuk pembiayaan program di lima desa melalui APBD senilai Rp1,2 milyar lebih. Sedangkan 20 desa lainnya kata dia, akan dibiayai langsung APBN tahun 2018 senilai Rp 4,9 miliar.

(asw/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital