Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Jelajah Asa, Program Berdayakan Siswa Pesisir

PALU EKSPRES, PALU – Momen Hari Pendidikan yang diperingati pada 2 Mei 2018 mendatang, akan dimanfaatkan oleh komunitas mahasiswa peduli pendidikan pesisir, Rumah Bahari Gemilang (Rubalang), untuk melaksanakan program Jelajah Asa, yakni program yang berkonsep memberikan kesempatan kepada beberapa pelajar sekolah yang berasal dari daerah-daerah pesisir di Provinsi Sulawesi Tengah, untuk melakukan pendekatan terhadap akses-akses kemajuan di perkotaan.

Pada program tersebut, sebagaimana disebutkan Direktur Rubalang, Moh. Tofan Saputra, pihaknya yang bekerja sama dengan Komunitas Tangan di Atas (TDA) Kota Palu dan Bank Muamalat, akan merekrut 25 orang pelajar asal daerah pesisir di 11 Kabupaten yang ada di Sulteng.

“Nanti mereka di sini akan berprogram dari tanggal 2 Mei 2018 sampai 13 Mei, pada momentum hari pendidikan. Mereka di jelajah asa akan dipasangkan dengan orang tua angkat di sini. Kita ambil anak-anak cerdas ini kita bawa ke Kota Palu, kita dekatkan mereka ke pusat-pusat kemajuan atau ke pusat-pusat akses,” kata Tofan, saat menggelar konferensi pers, terkait program Jelajah Asa, di salah satu kafe di Kota Palu, Sabtu 7 April 2018.

Selama menjalani program Jelajah Asa, kata Tofan, para pelajar pesisir tersebut di antaranya akan diberikan pengalaman berkunjung ke beberapa BUMN, rumah sakit, pemerintahan, bertemu dengan Wali Kota Palu, Gubernur Sulteng, berkunjung ke pabrik-pabrik produksi, perbankan, serta universitas.

“Harapannya, dengan ini mereka para generasi pesisir dapat termotivasi, untuk angkit, optimis dan berdaya,” imbuhnya.

Ia menuturkan program ini lahir dari rasa kepedulian Rubalang, terhadap para generasi berprestasi di kawasan pesisir. Hal ini bertujuan, salah satunya adalah untuk memberikan penyadaran akan kondisi Indonesia di masa kini dan masa depan, meningkatkan pengetahuan, melahirkan titik balik perubahan peserta yang berdampak dan berlipat ganda.

Selain itu, juga untuk memberikan tuntunan, meningkatkan pola pikir, sikap, perilaku, kepribadian, budi pekerti, sopan santun dan disiplin, membentuk lingkaran koneksi antar seluruh elemen, yang bagi komunitas Rubalang, harapannya ke depan dapat melahirkan ragam sinergi kebermanfaatan.

Komunitas Rubalang saat ini telah mejalankan beberapa project, yang telah mengirim sekitar 130 mahasiswa pilihan, serta melibatkan ratusan relawan ke enam Kabupaten di Sulteng, yakni Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi Moutong, Kabupaten Tojo Unauna, Kabupaten Banggai Laut dan Kabupaten Morowali, dengan 14 titik project daerah terpencil, dan telah berinteraksi dengan kurang lebih 1.070 siswa pesisir.

“Kita melihat anak-anak cerdas berprestasi luar biasa yang ada di daerah-daerah pelosok, tetapi mereka tidak mendapatkan akses seperti yang dimiliki oleh anak-anak di perkotaan. Implikasinya mata rantai putus sekolah atau tidak lanjut sekolah terus berulang. Olehnya, kita mencoba untuk mengambil bagian dalam perbaikan,” jelas Tofan.

Turut hadir dalam konferensi pers dan mendukung program Jelajah Asa, Kepala Bidang Ketenagaan Dinas Pendidikan Kota Palu, Imam Sutarto, Ketua KNPI Kota Palu, Fitri Kennedy Mastura, serta Ketua Komunitas TDA dan pimpinan Bank Muamalat.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital