Minggu, 9 Agustus 2026
Agama  

Serapan Anggaran Kemenag 2017 Tergolong Tinggi

PALU EKSPRES, PALU – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Dr. H. Rusman Langke mengapresiasi capaian serapan anggaran Kemenag Sulteng pada tahun 2017, yang mencapai kisaran 98 persen. Capaian ini katanya, menjadi salah satu penyumbang tertinggi, bagi capaian serapan anggaran Kemenag secara nasional yakni berada pada kisaran 93 persen pada tahun 2017.

“Alhamdulillah, saya mendapat informasi bahwa pada tahun 2017 serapan anggaran kita sekitar 98 persen, secara nasional serapan anggaran kita hanya berkisar 93 persen pada tahun 2017. Artinya, Kemenag Sulteng menyumbangkan serapan anggaran yang tinggi pada tahun kemarin,” kata Rusman, pada Rapat Kerja Pejabat Kanwil Kemenag Sulteng 2018, di salah satu hotel di Kota Palu, akhir pekan kemarin.

Olehnya, ia meminta kepada seluruh jajarannya untuk betul-betul dapat menyusun program tahun 2018 dengan sebaik-baiknya. Selain itu, Rusman yang baru saja menggantikan posisi Abdullah Latopada juga mengingatkan untuk menyempurnakan poin-poin program yang tidak sempat terlaksanan pada tahun 2017, pada raker tersebut.

“Kita melihat sejauh mana program 2017 kita laksanakan, dan bagaimana upaya kita mencari solusi terhadap persoalan dan masalah yang kita hadapi tahun kemarin. Ada poin-poin program yang tidak sempat dilaksanakan atau termuat, mari kita sempurnakan pada rapat kerja tahun ini,” ujar Rusman.

Ia juga menekankan, bahwa program kerja Kemenag secara nasional intinya sama, sesuai dengan tugas pokok dan fungsi di tenga-tengah masyarakat, mulai dari tingkat sekjen, bimbingan masyarakat, serta bidang-bidang lainnya.

“Kita tidak boleh melenceng dari program pusat, kemudian kita implementasikan di tingkat Kanwil sampai ke tingkat daerah nanti,” tandasnya.

Raker pejabat Kanwil Kemenag Sulteng, turut dihadiri para pejabat eselon III dan IV di lingkungan Kemenag Sulteng, para Kepala Kantor Kemenag Kota dan Kabupaten di Sulteng, para Kepala Satuan Kerja, Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) dan para Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh).

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital