Minggu, 9 Agustus 2026

LKPD 2017 Pemprov Sulteng, Dapat Opini  WTP  

PALUEKSPRES, PALU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah kembali mendapat penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang ke enam kalinya. Sebelumnya, Lima kali berturut turut dan satu kali tidak berturut Pemprov Sulteng mendapat penilaian WTP atas Hasil Laporan Keuangan Pemerintah Daerah propinsi Sulawesi Tengah .

LKPD Tahun 2017 mendapat opini WTP oleh BPK RI ini, diserahkan Auditor Utama BPK atas nama kepala BPK RI kepada ketua DPRD dan gubernur pada rapat paripurna Istimewa DPRD Sulteng di Ruang Utama DPRD Sulteng, Senin, 28 Mei 2018.

Pemeriksa Utama BPK RI, Drs. Barlean Suwondo. MM.CGA dalam sambutannya menyampaikan bahwa sesuai pasal 4 ayat 1 UU No.15 Tahun 2004, BPK melaksanakan pemeriksaan atas pengelolaan dan tanggungjawab keuangan negara yang terdiri atas Pemeriksaan Keuangan, Pemeriksaan kinerja dan Pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Selanjutnya pemberian opini merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran laporan keuangan dan berdasarkan pemeriksaan yang telah dilakukan BPK.

“Dapat disimpulkan bahwa laporan keuangan pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun Anggaran 2017 telah disajikan dengan wajar dan semua hal yang material posisi keuangan propinsi sulteng sampai tanggal 31 Desember 2017 dalam hal realisasi anggaran, Perubahan saldo anggaran lebih, Operasional, Arus kas, serta perubahan ekuitas untuk tahun yang berakhir, sesuai standar Akuntansi Pemerintahan maka BPK RI memberikan Opini WTP atas laporan keuangan Pemprov Sulteng tahun anggaran 2017,” ujar Drs Barlean Suwondo.

Selanjutnya Barlean Suwondo mengharapkan bahwa WTP ini dapat diikuti dengan peningkatan Kesejahteraan Masyarakat yang ditandai dengan peningkatan IPM . Dengan menurunnya angka kemiskinan dan pengurangan dan kecilnya Gini ratio.

Ketua DPRD Sulteng Prof. EM. Aminudin Ponulele. MS. menyampaikan apresiasinya atas Opini WTP yang diberikan BPK RI terhadap LKPD Tahun anggaran 2017. Menurut Prof Aminuddin, prestasi ini tidak mungkin didapat dengan mudah.

“Ini semua atas kerja keras Gubernur dan jajarannya di dalam pengelolaan keuangan yang profesional sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku,” ujar Prof Amiruddin.

Ketua DPRD juga meminta keseriusan Gubernur dan jajarannya untuk dapat menyelesaikan temuan yang masih memerlukan tindak lanjut.

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menyampaikan bahwa penyerahan hasil pemeriksaan BPK RI kepada DPRD dan Pemerintah Daerah merupakan implementasi dari otonomi daerah yang memberi kewenangan kepada daerah untuk mengatur dan mengurus kepentingan dan masyarakatnya sendiri sesuai dengan aspirasi yang berkembang di daerah itu sendiri. Maka akuntabilitas menjadi sangat penting kata Gubernur.

Longki juga menyampaikan permohonan maaf kepada kepala OPD yang sering mendapat peringat keras dari gubernur agar dapat meningkatkan kinerja dan peningkatan akuntabilitas keuangan. “Peringatan tersebut dilaksanakan dengan serius sehingga saat ini kita dapat melihat hasilnya. Peringatan keras saya itu kepada OPD yakinlah semuanya itu untuk kebaikan kita bersama,” tandas Gubernur.

(humas pemprov Sulteng/ palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital