Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Dinas TPHP Parimo Akan Lakukan Peremajaan Kelapa

PALU EKSPRES, PARIGI – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Parigi Moutong menciptakan sektor perkebunan yang lebih produktif, dalam hal ini melakukan peremajaan kelapa kurang lebih 400 hektar.

Hal itu diungkapkan Kepala DTPHP Parimo, Nelson Metubun kepada Palu Ekspres, Kamis (7/6/18) di Parigi.

“Peremajaan perlu dilakukan. Ini juga telah diprogramkan pemerintah pusat dalam rangka menciptakan sektor perkebunan yang lebih produktif,” ujarnya.

Peremajaan tanaman kelapa yang jumlahnya mencapai 400 hektar tersebut kata dia, sebagai upaya untuk meningkatkan produksi komoditi perkebunan. Ini menurutnya, perlu dukungan petani sebab program peremajaan dibuat pemerintah berorientasi pada peningkatan kualitas kelapa itu sendiri. Sehingga diharapkan bisa memicu pertumbuhan ekonomi dari sektor pertanian dan perkebunan.

Selain itu, kata Nelson, program peremajaan komoditi kelapa tidak seperti peremajaan komoditi perkebunan lainnya. Karena penyesuaian anggaran dan ketersediaan benih juga merupakan hal yang sangat penting.

Menurutnya, Parigi Moutong saat ini sudah siap melaksanakan program peremajaan pohon kelapa. Luas tanaman kelapa di Parigi Moutong mencapai 26.522 hektar, dengan produksi mencapai 8 ribu biji setiap hektar per tahun.

Lanjut dia, peremajaan kelapa dilakukan hampir di seluruh wilayah Kabupaten Parigi Moutong. Selain sebagai sentra penghasil beras, Parigi Moutong juga merupakan salah satu sentra terbesar penghasil kelapa di Sulteng setelah Kabupaten Banggai.

Ia menambahkan, potensi kelapa dengan luas tanam 26.522 hektar bisa mencapai 212.176.000 biji pertahunnya. Inipun kata dia, belum dilakukan peremajaan, apalagi kalau dilakukan peremajaan tentu hasilnya akan lebih banyak lagi. Selain kelapa, Parigi Moutong juga siap melakukan peremajaan tanaman kakao.

“Sekitar 200 hektar lahan disiapkan untuk peremajaan komoditi kakao, karena saat ini, banyak kakao petani yang usianya sudah tua dan sudah kurang berproduksi,” ungkapnya.

(asw/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital