Minggu, 30 Agustus 2026
Daerah  

Dede Yusuf: Ternyata Keliru Info TKA  di PT IMIP Selama Ini

PALU EKSPRES, MOROWALI– Komisi IX DPR RI sore tadi mengunjungi kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park di Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dalam kunjungan itu, selain melihat kegiatan pabrik-pabrik yang beroperasi di dalam kawasan, para anggota dewan juga diperlihatkan sejumlah fasilitas pendukung kesejahteraan karyawan.

Dalam kunjungannya itu, Ketua Komisi IX DPR RI, Dede Yusuf Effendi yang memimpin rombongan mengatakan, pihaknya sangat respek dengan berbagai fasilitas produksi seperti pabrik yang beroperasi di dalam kawasan PT IMIP. Selain kata Dede Yusuf, pihaknya juga merespon positif berbagai fasilitas penunjang karyawan.

“Tadi kami sudah melihat langsung fasilitas tempat makan bagi karyawan Indonesia dan karyawan Tiongkok. Ternyata setelah kami bandingkan nggak ada bedanya sama sekali. Semuanya menggunakan peralatan dapur yang sama, semuanya ruangannya juga berpendingin AC. Yang berbeda cuma menunya saja,” kata Dede Yusuf.

Selain melihat kawasan pabrik, tim Komisi IX DPR RI juga mengunjungi kampus Politeknik Industri Logam Morowali di Desa Labota, Kecamatan Bahodopi. Di tempat itu. Para anggota dewan mendapat penjelasan bahwa pendirian kampus Politeknik tersebut adalah untuk membantu memenuhi kebutuhan tenaga kerja ahli yang dibutuhkan PT IMIP.

Saat berdialog usai kunjungan, Chief Eksekutif Officer (CEO) PT IMIP, Alexander Barus mengatakan bahwa, jumlah karyawan Indonesia yang bekerja di dalam kawasan dan penggajiannya dikoordinir langsung oleh PT IMIP dan perusahaan tenant hingga saat ini berjumlah kurang lebih 24.165 orang.

“itu belum termasuk dengan ribuan tenaga kerja perusahaan-perusahaan kontraktor rekanan kami, perusahaan-perusahaan supplier dan tenaga kerja di perusahaan-perusahaan pelayaran. Jika ditotal jumlahnya bisa mencapai kurang lebih 50 ribu orang,” kata Alexander.

Sementara mengenai jumlah Tenaga kerja asing yang bekerja di dalam kawasan PT IMIP, kata Alexander, sebanyak 2.356 orang.

Dalam kunjungan tersebut. Tim komisi IX DPR RI juga didampingi tim Imigrasi, juga menanyakan mengenai perbandingan gaji antara tenaga kerja asing dan tenaga kerja Indonesia.

“Selisihnya hanya sekitar 20 hingga 30 persen dan itu menurut kami masih wajar karena para TKA itu datang ke sini menggunakan pesawat, begitu pula saat mereka balik ke negaranya,” kata Direkrut HRD PT IMIP,” Zulkifli Arman.

Diakhir dialog, Dede Yusuf menyatakan bahwa pihaknya sudah melihat sendiri berbagai fakta di kawasan PT IMIP yang selama ini hanya diterimanya baik melalui email, media sosial dan lainnya sebagainya.

Menurut dia, dari berbagai informasi itu ternyata lebih banyak kelirunya dibanding benarnya. Karena setelah melihat langsung kondisi di lapangan , justru berbanding terbalik.

“Tadi kami berdialog dengan beberapa karyawan di pabrik. Salah seorang karyawan bagian crane mengaku setiap bulan menerima gaji antara 7 hingga 8 juta. Inikan luar biasa sekali,” katanya.

Khusus mengenai TKA, tim komisi IX menyarankan kepada pihak Pemda Morowali, Pemerintah Sulawesi Tenggara dan juga pemerintah pusat untuk segera membentuk unit Satgas Pengawasan Orang Asing di Kabupaten Morowali agar keberadaan TKA baik di PT IMIP atau di perusahaan lain yang ada di Kabupaten Morowali bisa terpantau dan jika ada masalah bisa segera diselesaikan.

[tps_header](KIA/Palu Ekspres)[/tps_header]

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam