Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Tahun Ini, KUA di Palu Bertambah Empat

PALU EKSPRES, PALU – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu menargetkan pada tahun ini jumlah Kantor Urusan Agama (KUA) di Kota Palu akan bertambah, menyesuaikan dengan jumlah Kecamatan di Kota Palu. Saat ini di Kota Palu terdapat empat KUA, yakni KUA Palu Barat, KUA Palu Timur, KUA Palu Selatan dan KUA Palu Utara. Rencananya akan ditambah dengan KUA Tawaeli, KUA Mantikulore, KUA Tatanga dan KUA Ulujadi.

“Alhamdulillah sudah ada Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang penetapan KUA Kecamatan seluruh Indonesia, termasuk salah satunya di Kota Palu yang dalam keputusan tersebut ada empat KUA Kecamatan yang dimekarkan. Insyaallah tahun ini sudah ada KUA baru di empat Kecamatan,” kata Kepala Kantor Kemenag Kota Palu, H. Ma’sum Rumi, saat ditemui di Asrama Haji transit Palu, Rabu 11 Juli 2018.

Terkait persiapan pembentukan empat KUA tersebut, Ma’sum menyebutkan sudah ada beberapa KUA yang telah memiliki tempat untuk dijadikan kantor. Yakni KUA Tawaeli, KUA Tatanga, dan KUA Mantikulore. Khusus KUA Mantikulore akan menggunakan kantor yang saat ini menjadi KUA Palu Timur.

“Tinggal yang belum ada itu KUA Palu Timur karena akan ditempati KUA Mantikulore, dan KUA Ulujadi. Nanti kita akan undang semua Camat untuk sementara mencarikan tempat untuk masing-masing KUA. Karena di tahun ini kita belum mengalokasikan anggaran terkait sewa bangunan dan sejenisnya, itu di 2019 baru akan kita upayakan,” jelas Ma’sum.

Selain itu, terkait para pejabat yang akan mengisi di tiap KUA baru, Ma’sum mengungkapkan proses pengusulan nama-nama pejabatnya akan dilakukan pada pekan ini. Setelah para pejabatnya dilantik, maka proses selanjutnya adalah pihak Kemenag akan menempatkan para pegawai atau tenaga administrasi di masing-masing KUA.

“Paling tidak pegawai atau tenaga administrasi di empat KUA sekarang yang kelebihan, itu yang akan kita bagi di empat KUA baru,” imbuhnya.

Ma’sum menambahkan, dengan bertambahnya jumlah KUA di Kota Palu maka akan berturutan dengan penambahan kebutuhan jumlah Penghulu di Kota Palu. Saat ini, baru ada delapan orang penghulu yang terbagi di empat KUA.

“Idealnya untuk kondisi kita di Kota Palu itu satu KUA ada dua orang Penghulu, sementara sekarang di empat KUA yang ada saat ini kita ada delapan orang Penghulu. Berarti ada delapan lagi yang dibutuhkan,” jelasnya.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital