Sabtu, 8 Agustus 2026

Juara Dunia Atletik, Lalu Muhammad Zohri Ternyata Hampir Tidak Berangkat

PALU EKSPRES, JAKARTA – Kemenangan fantastis Lalu Muhammad Zohri Kejuaraan Dunia Atletik U-20 di Tampere, Finlandia menyimpan kisah menarik. Pelari asal Lombok, Nusa Tenggara Barat itu ternyata nyaris tidak bisa berangkat karena tidak memiliki biaya.

Berhasil berangkat ke Finlandia hingga akhirnya menjadi juara di nomor lari 100 meter putra pada Rabu (11/7/2018) kemarin, Lalu nampaknya berutang terima kasih kepada Ketua PB PASI Bob Hasan.

Untuk diketahui, Lalu berasal dari keluarga yang tidak mampu. Ia sudah menjadi yatim piatu sebelum menjadi atlet nasional. Bob, yang menyadari potensi Lalu sebagai seorang juara sejak beberapa tahun silam, rela membantu Lalu untuk berangkat.

Pengorbanan Bob tidak sia-sia. Tenaga dan biaya yang keluar untuk memberangkatkan Lalu dibayar lunas dengan medali emas.

“Dia hampir tidak bisa berangkat tadinya. Dia yatim piatu, dan tidak ada biaya. Jadi saya yang mesti tanggung semua untuk mendapatkan visa dan lainnya. Banyak sekali atlet yang akhirnya tidak bisa berangkat karena tersandung masalah visa,” kata Bob, Kamis (12/7/2018).

Bob menceritakan, ia pertama kali melihat Lalu pada tahun 2016. Kala itu, Lalu masih berusia 16 tahun. Bob langsung kepincut melihat kegigihan Lalu yang kala itu sedang bertanding di kejuaraan daerah.

Tanpa pikir panjang, Bob langsung meminta Lalu ikut ke Jakarta untuk berlatih di Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Bob pula yang membiayai hidup Lalu selama berada di ibukota dua tahun belakangan.

“Saya lihat posturnya tinggi dan kecil, langsung saya tarik ke Jakarta. Saya yang tanggung biaya kehidupan dia. Jadi, kami tidak tunggu pemerintah. Pokoknya selama dia mau latihan dengan disiplin, kami sudah senang,” kata Bob.

Naluri Bob meminta Lalu ikut ke Jakarta tidak meleset. Lalu bisa diandalkan untuk menjadi pelapis para pemain senior meski usianya masih junior.

Kebolehan Lalu ditunjukkan saat ia meraih juara di Kejuaraan Asia Junior 2018 bulan lalu di Gifu, Jepang pada bulan Juni kemarin. Sebulan berselang, Lalu membuat mata publik melirik kepadanya setelah menyabet medali emas di ajang Kejuaraan Dunia Atletik U-20 setelah finis dengan catatan waktu 10,18 detik.

Bob pun berharap, hasil tersebut membuat Lalu bisa semakin fokus berlatih untuk Asian Games 2018 yang akan berlangsung pada 18 Agustus – 2 September nanti.

Rencananya, Lalu akan diturunkan di dua nomor, yakni lari 100 meter, dan lari estafet 4×100 meter.

Bob sendiri belum mengetahui, di nomor mana Lalu akan diprioritaskan. “Apakah nanti boleh dua nomor kami masih belum tahu. Harus tanya pelatih. Takutnya kalau dia main dobel begitu nanti jadi tegang, malah kalah,” tutup Bob.

(isa/JPC/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital