Senin, 10 Agustus 2026

Fauzan Noor Kini Kerja di Minimarket

Kisah perjuangan Lalu Muhammad Zohri yang jadi juara dunia lari di Finlandia, mengulang memori akan keberhasilan seorang atlet karate asal Kalsel, Fauzan Noor. Sempat susah mencari pekerjaan, kini dia ditawari jadi honorer dan tentara.

Oleh: Fauzan Ridhani, Banjarmasin.

Seolah menolak lupa, berbagai postingan di media sosial (medsos) akhir-akhir ini selalu menyebut nama Fauzan Noor. Betapa tidak, sosok Fauzan disebut-sebut setara dengan Lalu Muhammad Zohri, juara dunia lari di Finlandia yang berasal dari Indonesia. Kisah Zohri terbilang dramatis. Di antaranya, sempat kesulitan mencari bendera Indonesia ketika ingin melakukan selebrasi. Hingga, seputar begitu keras perjuangannya hingga menjadi juar dunia lantaran berasal dari keluarga kurang mampu.
Keberhasilan Zohri mengharumkan nama negara mengundang simpati dan penghargaan dari berbagai pihak. Alhasil, kehidupan Zohri bakal berubah drastis menjadi lebih baik. Layaknya Zohri, Fauzan juga sempat tertatih untuk ikut berlaga di Kejuaran Karate Tradisional tingkat dunia di Republik Ceko, Desember 2017 silam. Dengan kondisi keuangan yang tak memadai, Fauzan mengaku sempat pesimis bisa berangkat ke Ceko. Namun, ada dua orang penting yang bersedia menanggung biaya keberangkatan Fauzan dan pelatihnya, yakni Sinpai Mustafa ke Ceko.
“Mereka adalah Pak Gunhar, anggota DPR RI dan Pak Rachmi Soebagjo, Presiden Fudokan Karate untuk Republik Ceko. Kedua orang inilah yang membiayai kami berangkat ke Ceko. Supaya hemat ongkos, saya gunakan uang recehan yang ada untuk beli makanan ringan dan kopi sebagai bekal makan selama di Ceko,” kenang pria kelahiran Banjarmasin, 8 Oktober 1997 itu.
Singkat cerita, Fauzan sukses jadi juara dunia di Ceko. Di babak final, Fauzan menghadapi atlet karate tradisional tuan rumah yang badannya jauh lebih besar. Apakah sepadan?
Ternyata memang dalam karate tradisional, pertandingannya tidak mengenal kelas berat badan. Walaupun tak imbang, Fauzan ternyata mampu meladeni karateka Ceko tersebut. “Saya juga beruntung karena lawan keluar garis arena pertandingan. Hasilnya, wasit memberikan kemenangan dan gelar juar dunia buat saya,” paparnya kepada Radar Banjarmasin (Jawa Pos Group).
Ungkapan senang dan bangga Fauzan jadi juara dunia di Ceko diekspresikannya dengan mengusung bendera Merah Putih dan menyandang tropi kemenangan. Sayangnya, ketika tiba kembali ke Indonesia, tak ada sambutan meriah atau penghargaan yang gegap gempita.
“Semuanya biasa saja. Saya sendiri tak mengharapkan penghargaan, karena mengharumkan nama Indonesia di ajang internasional sudah jadi kebanggaan tersendiri buat saya. Di Bandara Syamsudin Noor, saya disambut oleh para pengurus Federasi Olahraga Tradisional Indonesia (FKTI) Kalsel dan kalau tidak salah ada Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalsel,” kata jawara karate tradisional Asia-Oceania 2017 itu. Memiliki sertifikat juara dunia, membuat Fauzan memberanikan langkahnya melamar kerja di pemerintahan. Namun, kenyataannya tak semulus yang dibayangkan. Salah satunya ketika lamaran kerjanya untuk masuk jadi anggota Satpol PP belum dapat jawaban sampai sekarang.
“Ketika menyerahkan lamaran, petugas yang menerima lamaran bilang nanti akan dikabari kalau ada lowongan,” ucap pria yang bekerja di sebuah minimarket di bilangan Kayutangi Banjarmasin itu. Namun demikian, Fauzan tetap optimistis menatap masa depannya. Sembari bekerja di minimarket, Fauzan juga tetap rajin latihan. “Kalau ada kejuaraan lagi, saya siap tanding,” paparnya.
Kisah Fauzan yang cukup viral di jagat medsos Kalsel, akhirnya sampai ke Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina. Dalam sebuah acara olahraga di Lapangan SKB Banjarmasin, Ibnu tak menampik prestasi Fauzan memang layak untuk diapresiasi. “Kalau berkenan, saya coba usahakan Fauzan bisa melamar sebagai tenaga honorer di Pemko Banjarmasin,” ujar Ibnu. Tak hanya itu, Danrem 101 Antasari, Kol Inf Yudianto Putra Jaya bahkan mengundang khusus Fauzan ke kediamannya di Wisma Antasari Banjarmasin, Senin (16/7) malam. Bahkan, Fauzan dijemput dengan menggunakan mobil operasional Korem 101/Antasari menuju ke Wisma Antasari.
“Mungkin ada peluang bagi Fauzan untuk menjadi Bintara. Sebentar lagi pendaftaran seleksi Bintara akan segera dibuka, Fauzan silakan daftar dulu dan ikuti mekanisme yang ada. Peluang jadi tentara cukup terbuka bagi orang yang pernah berprestasi dan mengharumkan nama negara,” ujar Danrem.

(fab/jpg/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization