Minggu, 9 Agustus 2026

Masuk Daftar 150 Orang Terkaya, Harta Sandiaga Uno Susut

PALU EKSPRES, JAKARTA – Nama Sandiaga Uno masuk masuk dalam daftar 150 orang terkaya di Indonesia versi Majalah Globe Asia, namun harta wagub DKI itu anjlok USD 200 juta dibandingkan tahun lalu.

Sandiaga Uno yang tahun lalu kekayaannya mencapai USD 500 juta versi majalah Globe Asia, kali ini di majalah yang sama, edisi Juli 2018 kekayaannya USD 300 juta dan menduduki posisi ke 85 orang paling kaya di Indonesia.

Namun majalah Globe Asia tak merinci apa penyebab anjloknya kekayaan Sandiaga yang mencapai USD 200 juta atau sekitar Rp 2,9 triliun dengan nilai kurs Rp 14.500 per USD 1. Namun bagaimana pun Sandiaga masih mempunyai kekayaan sebesar USD 300 juta atau sekitar Rp 43,5 triliun.

Sebelum menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno adalah Direktur di perusahaan tambang PT Adaro Energy Tbk. Ia juga pernah menjabat Presiden Direktur perusahaan holding investasi PT Saratoga Investama Sedaya Tbk.

Sandiaga juga pernah menjadi pemegang mayoritas saham di perusahaan taksi PT Express Transindo Utama Tbk. Selain itu kekayaan Sandi terdiri atas berbagai investasi senilai puluhan miliar, berbagai jenis logam mulia, barang seni dan antik, dan tanah.

Ada empat nama baru yang masuk ke dalam 150 orang terkaya di Indonesia versi Majalah Globe Asia. Mereka adalah pria-pria berusia 30-an tahun yang menjadi start up atau perintis di bidang usahanya masing-masing yang mengkhususkan diri di bidang teknologi dan informasi di dunia internet.

Empat orang start up tersebut adalah pemilik Tokopedia Ferry Unardy (30) yang menduduki urutan ke 146 dengan kekayaan USD 145 juta. Pemilik Traveloka Wiliam Tanu Jaya (36) urutan 148 harta USD 130 juta.

Pemiliki Bukalapak Achmad Zaki (31), yang menduduki urutan ke 149 dengan kekayaan USD 105 juta, dan pemilik GoJek Nadiem Makarim, 33, yang menduduki urutan ke 150 dengan kekayaan USD 100 juta.

Pengusaha yang menduduki posisi puncak masih wajah lama, yakni pemilik perusahaan Djarum Robert Hartono, 77, dan Michael Hartono, 78, disusul bos Sinar mas Grup Eka Tjipta Widjaja di urutan kedua dengan kekayaan USD 13,9 miliar atau sekitar Rp 201 triliun.

Posisi ketiga Anthoni Salim, 69 dengan kekayaan USD 1,5 miliar atau setara dengan Rp 217,5 trilun dengan kurs Rp 14.500 per 1 USD. (Ind)

Daftar 10 orang terkaya versi Majalah Globe Asia edisi Juli 2018 :

Robert Hartono dan Michael Hartono jumlah kekayaan USD 21 miliar.

Eka Tjipta Widjaja jumlah kekayaan USD 13 miliar.

Anthony Salim jumlah kekayaan USD 11,5 miliar.

Susilo WonoWidjojo jumlah kekayaan USD 11 miliar.

Chairul Tanjung jumlah kekayaan USD 4,5 miliar.
Sri Prakash Lohia jumlah kekayaan USD 4,5 miliar.

Theodore P Rachmat jumlah kekayaan USD 4,5 miliar.

Putera Sampoerna jumlah kekayaan USD 4,3 miliar.

Sukanto Tanoto jumlah kekayaan USD 2,7 miliar.

Dato Sri Tahir jumlah kekayaan USD 2,15 miliar. (jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization