Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Warga Pertanyakan Pembukaan Ruas Jalan Bangga-Lalundu

rudi asiko

PALU EKSPRES, SIGI – Komunitas Adat Terpencil (KAT) Dusun Padena dan
Tutuvungi (Dusun III) Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten
Sigi, mempertanyakan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah
terkait kapan rencana dilakukan pembukaan ruas jalan dari Bangga
tembus Lalundu Kabupaten Donggala.

Demikian disampaikan anggota DPRD Sigi, Rudi Asiko, Senin
(30/7/2018). Dia mengatakan keluhan itu diterimanya saat melakukan
kunjungan di lokasi rencana pembangunan KAT di perkampungan
Tutuvungi beberapa waktu lalu.

Mengutip permintaan warga tersebut, katanya, di perkampungan
Tutuvungi akan dibangun KAT yang difasilitasi oleh Dinas Sosial
Kabupaten Sigi, namun akses jalan menuju lokasi tersebut sangat
memprihatinkan, terjal, curam dan setapak, namun dapat dilalui
sepeda motor.

“Komunitas adat di sini yang paling mendesak dan prioritas adalah
dibukanya akses jalan yang bisa tembus sampai ke Kecamatan Lalundu,”
ujarnya.

Jika akses jalan itu telah dibuka, katanya, kawasan KAT itu bisa
dijadikan salah satu obyek wisata. Apa lagi ada potensi keindahan
alam air terjun tingkat tujuh dan kekayaan alam lainnya seperti,
coklat, kemiri dan hasil kebun lainnya dapat terdistribusi dengan
baik di Pasar Bangga.

Olehnya, Rudi Asiko berjanji akan menyambungkan dan mengawal
aspirasi tersebut kepada para pihak yang terkait.

Rudi mengaku dapat merasakan bagaimana kerasnya kehidupan di daerah
tetpencil itu, hari hari masyarakat berhadapkan dengan jalan menurun
dan mendaki, terjal dan licin yang diapit oleh kanan kiri jurang,
namun mereka tetap tegar dan tangguh menjalaninya.

“Sebagai penyambung aspirasi rakyat yang baik, saya akan
menyampaikannya ke wakil rakyat yang ada di Provinsi, dan
mengawalnya hingga itu masuk pada RKPD,” kata.

Namun yang tidak kalah pentingnya, Rudi berharap, kawasan KAT di
lokasi Tutuvungi daerah terpencil Desa Bangga sekitar 30 km dari
jalan poros Palu-Bangga akhir tahun ini sudah harus mulai dikerjakan
kegiatan tersebut.
(mg2/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital