Rabu, 9 September 2026
Seleb  

Misteri Venom Dibuka 3 Menit

Tom Hardi

PALU EKSPRES– ”Kami adalah Venom.” Kalimat itulah yang membuka trailer kedua Venom yang dirilis pada Selasa (31/7). Video berdurasi lebih dari 3 menit itu menampilkan sosok Eddie Brock (Tom Hardy), seorang jurnalis dari Daily Bugle yang melakukan investigasi terhadap Life Foundation. Ada rumor yang menyebutkan bahwa Life Foundation melakukan eksperimen secara ilegal yang melibatkan symbiote.

Dalam film yang diproduksi Sony Pictures itu, Carlton Drake (Riz Ahmed) menguji interaksi symbiote itu dengan manusia. Targetnya, menciptakan makhluk dengan kekuatan super. Dalam komik Venom – Lethal Protector, Life Foundation telah berhasil membuat lima prajurit symbiotic. Sementara itu, trailer terbaru Venom setidaknya hanya menampilkan dua symbiote di dalam tabung. Belum diketahui lima symbiote tersebut akan muncul atau tidak.

Dalam investigasinya di Life Foundation, Brock diserang sesosok makhluk yang menjadi subjek eksperimen. IMDb menyebutnya sebagai Scream, satu di antara lima symbiote tersebut. Sayangnya, Brock terinfeksi symbiote itu. Hal tersebut ditandai dengan mendengar suara-suara aneh di kepala dan mata yang berubah menjadi hitam. Hingga akhirnya, seluruh tubuh Brock ’’dirasuki’’ dan berubah menjadi Venom.

Brock sempat melakukan negosiasi dengan symbiote dalam tubuhnya. ”Kita tak hanya bisa melukai orang,” kata Brock. Meski awalnya menolak, Brock dan symbiote itu akhirnya bisa bersatu. Yakni, ketika mereka menangkap seorang perampok di minimarket.

”Kami akan memakan dua lenganmu, dua kakimu, dan kami akan memakan wajahmu. Kamu akan kehilangan lengan, tangan, dan wajah, bukan? Berguling-guling di jalan seperti kotoran tertiup angin,” ujarnya kepada perampok itu, lantas melahapnya.

Hal tersebut membuktikan bahwa Venom adalah the real antihero. Itu sesuai dengan tagline film ini, ’’Dunia sudah punya cukup superhero.’’

’’Tak seperti film Marvel lain, ini lebih berani, membumi, rumit, dan kejam. Tidak seperti kebanyakan film pahlawan super, di film ini tidak ada pahlawan, sungguh,’’ ungkap sutradara Ruben Fleischer di San Diego Comic-Con pada Juli lalu.

Yang paling menarik dari trailer resmi kedua tersebut bisa jadi kemunculan Riot, musuh utama Venom. Seperti yang telah dijelaskan Fleischer, Riot merupakan satu di antara lima symbiote. Berbeda dengan empat symbiote lain, Riot mampu berubah dari satu inang ke inang lainnya. ”Kamu tak akan pernah tahu dari mana Riot akan muncul,” kata Fleischer.

Dalam salah satu scene, Riot ditampilkan masuk ke tubuh salah seorang staf Life Foundation. Sosoknya mirip Venom, namun berwarna abu-abu dengan dua lengan berbentuk kapak. Dalam versi komik, wujud symbiote seperti itu sebetulnya diasosiasikan dengan Phage, bukan Riot.

Hingga pada suatu titik, Venom berhadapan langsung dengan Riot. Mereka saling membuka ’’topeng’’ symbiote tersebut. Tampaklah wajah asli Brock dan Drake di baliknya.

Fleischer menambahkan, Riot mungkin saja bukan satu-satunya villain yang muncul di Venom. ”Kami pasti merencanakan sebuah keseruan lewat cerita Venom ini. Kami ingin memuaskan keinginan kami dan keinginan para fans untuk mengeksplorasi semua karakter keren di alam semesta ini,’’ ucapnya. (screenrant/entertainmentweekly/adn/c20/nda)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam