Sabtu, 8 Agustus 2026

Beijing Dilaporkan Tahan 1 Juta Muslim Uighur di Xinjiang

beijing

PALU EKSPRES – Beberapa waktu terakhir terdapat beberapa laporan mengenai penahanan masal orang-orang Uighur di Tiongkok. Hal itu terjadi setelah komite PBB mendengar beberapa laporan hingga satu juta Muslim Uighur di Xinjiang ditahan.

PBB mengatakan, mereka khawatir dengan laporan-laporan tentang penahanan masal orang-orang Uighur di Tiongkok dan menyerukan pembebasan orang-orang yang ditahan. Namun Beijing membantah tuduhan tersebut tetapi mengakui beberapa ekstremis agama ditahan untuk dididik ulang.
Sebaliknya Tiongkok menyalahkan para militan Islamis dan separatis atas kerusuhan yang terjadi di Provinsi Uighur. Banyak tindakan kekerasan intermiten yang telah terjadi di Xinjiang.

Komite PBB mengenai Penghapusan Diskriminasi Rasial mengatakan, selama peninjauan awal bulan ini, laporan yang dapat dipercaya menyarankan Beijing telah mengubah wilayah otonomi Uighur menjadi sesuatu yang menyerupai kamp imterniran besar.

Tiongkok mengatakan, orang-orang Uighur menikmati hak penuh, namun Beijing membuat pengakuan yang mengatakan mereka ditipu oleh ekstrimisme agama dan harus dibantu oleh pemukiman dan pendidikan kembali. Badan PBB mengkritik definisi luas terorisme dan ekstremisme Tiongkok yang tak jelas pada Kamis, (30/8/2018).

Seperti dilansir BBC, Komite PBB meminta Beijing mengakhiri praktik penahanan tanpa tuntutan hukum, pengadilan, dan keyakinan. Segera melepaskan individu yang saat ini ditahan dalam situasi seperti ini. Beijing juga diminta memberikan jumlah orang yang ditahan serta alasan untuk penahanan mereka. Melakukan investigasi yang tidak memihak terhadap semua tuduhan tentang profil rasial, etnis dan etno-religius.

Kelompok Pembela HAM termasuk Amnesty International dan Human Rights Watch telah menyerahkan laporan kepada komite PBB yang mendokumentasikan klaim pemenjaraan masal di kamp-kamp di mana narapidana dipaksa untuk bersumpah setia kepada Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Selain itu, Kongres Uighur Dunia mengatakan dalam laporannya, para tahanan ditahan tanpa batas waktu, tanpa biaya, dan dipaksa untuk meneriakkan slogan-slogan Partai Komunis.

(trz/JPC)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital