Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Kemendikbud Beri Tunjangan Khusus Guru Terdampak Bencana

IMG-20181118-WA0102

PALU EKSPRES, PALU – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI memberikan tunjangan khusus kepada para guru dan tenaga kependidikan, yang terdampak bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuefaksi, di Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong.

Tunjangan tersebut secara simbolis diserahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Prof. Muhadjir Effendy, kepada para Kepala Daerah bersangkutan, di sela-sela apel pencanangan Anak Sulteng Bangkit Lebih Hebat, di lapangan Pogombo Kantor Gubernur Sulteng, Sabtu 17 November 2018.

“Khusus untuk guru-guru yang terdampak gempa, sesuai data yang diajukan oleh Kadis Pendidikan Provinsi, nanti akan mendapatkan tunjangan khusus. Walaupun jumlahnya tidak banyak, akan kita berikan selama enam bulan,” kata Muhadjir.

Anggaran tunjangan khusus tersebut yang diserahkan Muhadjir kepada para kepala daerah, masing-masing sebesar Rp28.077.000.000 untuk 5.629 di Kota Palu, Rp27.003.000.000 untuk 5.248 orang di Kabupaten Donggala, Rp17.431.500.000 utuk 3.462 orang di Kabupaten Sigi, dan Rp3.735.000.000 untuk 743 orang di Kabupaten Parigi Moutong.

Muhadjir menegaskan, tunjangan khusus tersebut diberikan agar para guru dan tenaga kependidikan harus segera kembali ke sekolah, untuk mendorong para peserta didiknya mengejar ketertinggalan pelajaran akibat bencana. Para guru kata Muhadjir tidak seharusnya meminta keringanan, atau mengurangi pelajaran kepada para peserta didiknya dengan alasan bencana alam.

Menurutnya, di saat sekarang ini guru-guru diuji untuk bisa mengejar ketertinggalannya, agar ketika para siswanya mengikuti UN atau USBN nantinya, hasilnya tidak kalah baik atau bahkan lebih bagus dibanding peserta didik di daerah lainnya yang tidak terkena bencana.

“Gempa ini justru harus memacu guru untuk bisa mengantar peserta didiknya mengejar ketinggalan. Tidak boleh ada permintaan dispensasi untuk mengurangi pelajaran, guru bertanggung jawab agar anak didiknya bisa mengejar ketertinggalan ini, di situlah hebatnya Palu, Sigi, Donggala, dan Parigi Moutong,” tegas Muhadjir.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital