Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Salah Seorang Aparatur Sipil Negara Somasi Bawaslu Parimo, Ini Alasannya

PALU EKSPRES, PARIGI- Salah seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Parigi Moutong, Ahrianto Matompo melakukan somasi terhadap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Parimo. Somasi tersebut terkait pemanggilan dirinya yang terlihat saat bersama dengan salah seorang Caleg DPR RI Sarifudin Sudding di salah satu warung kopi (Warkop) di Parigi pada Jumat 30 November 2018, yang sempat diberitakan media ini.

Ahrianto mengatakan, pemanggilan itu dalam hukum bukan menjadi kewenangan Bawaslu. Karena menurutnya, Bawaslu bukanlah lembaga penyidikan, tetapi yang menjadi kewenangannya adalah mengundang.

“Undang-undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilihan umum jelas di pasal 1 nomor 3 kewenangan Bawaslu kabupaten itu adalah meminta keterangan, kemudian dipertegas di peraturan Bawaslu No. 7 tahun 2018, pasal 14 itu mengundang,” jelas Ahrianto kepada Palu Ekspres di Parigi, Senin (3/12/2018).

Sehingga hal ini kata dia, adalah perbuatan yang dilakukan oleh Bawaslu telah melampaui batas kewenangan yang diberikan oleh undang-undang kepada Bawaslu itu sendiri.

Menurutnya, secara substansi hukum antara undangan dengan panggilan itu berbeda.Kalau undangan itu adalah melahirkan hak bagi yang diundang, bisa datang dan bisa tidak. Tetapi kalau panggilan itu adalah suatu kewajiban. “Apabila saya sebagai warga Negara tidak memenuhi itu maka akan dilakukan pemanggilan kembali dan ada upaya paksa,” ungkapnya.

Hal ini yang menurutnya telah merugikan dirinya secara pribadi karena telah terkesan di media sosial dan dikalangan masyarakat luas bahwa dinilai telah melakukan kesalahan dengan dilakukan pemanggilan oleh Bawaslu.

“Dalam somasi saya kira jelas, bahwa saya meminta Bawaslu untuk segera mencabut pernyataan dan mengklarifikasi kepada media serta menghentikan adanya kata pemanggilan tersebut,” tegasnya.

Menurut informasi yang diperoleh pihaknya dari hasil sosialisasi tentang pengawasan partisipatif Pemilu 2019 di salah satu hotel di Parigi, bahwa ASN yang mendengarkan kampanye atau berdiskusi dengan caleg di luar jam kerja itu bukan merupakan pelanggaran.

“Berarti dengan sendirinya maka saya akan telaah kembali surat ini bahwa mereka telah melakukan kesalahan dan tindakan di luar kewenangannya,” sebut Ahrianto.

(asw/palu ekspres).

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital