Senin, 10 Agustus 2026

Sinar Penyerang Lokal Makin Tergerus Geliat Striker Asing

PALU EKSPRES – Liga 1 2018 memang telah berakhir. Penghargaan di pelbagai kategori pun telah diberikan. Tapi, rasanya masih menarik Liga 1 2018, terutama dalam hal pencetak gol tersubur.

Maklum saja, top skorer kembali dikuasai striker asing. Kali ini, Aleksandar Rakic, striker PS Tira asal Serbia yang mendapat predikat tersubur usai mengemas 21 gol sepanjang Liga 1 2018.

Itu artinya, karena persaingan di Indonesia berganti menjadi Liga 1, pencetak gol terbanyak diraih penyerang asing. Seperti diketahui, di Liga 1 2017 ada Sylvano Comvalius, penyerang Bali United asal Belanda menjadi yang tersubur dengan 37 gol.

Lantas, kemana penyerang lokal? Bisa dibilang penyerang lokal asli Indonesia makin tergerus eksistensinya. Dari daftar pencetak gol terbanyak di Liga 1 2018, hanya Samsul Arif (Barito Putera) yang bisa masuk dalam jajaran bomber asing. Itu pun dia hanya mengemas 14 gol.

Jumlah gol yang kalah dari para penyerang asing yang memang mendominasi di Liga 1 2018. Sebut saja Rakic ​​(PS Tira, Serbia, 21 gol), David da Silva (Persebaya, Brasil, 20 gol), Marko Simic (Persija, Kroasia, 18 gol ), Ezechiel N’Douassel (Chad, Persib, 17 gol), Bruno Silva (PSIS, Brasil, 16 gol), Fernando Rodriguez (Mitra Kukar, Spanyol, 15 gol), dan Loris Arnaud (Persela, Prancis, 15 gol).

Menariknya, di Liga 1 2017, hanya Samsul Arif merupakan penyerang lokal yang mencuat pada daftar penyerang tersubur di bawah jajaran penyerang asing. Bersama Persela di Liga 1 2017, Samsul mampu mengemas 17 gol. Tiga striker lainnya adalah pemain asing yaitu Comvalius (Bali United, Belanda, 37 gol), Marclei Santos (Mitra Kukar, Brasil, 24 gol), dan Alberto ‘Beto’ Goncalves (Sriwijaya FC, Brasil, 22 gol). Musim panas, Beto belum menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Terakhir kali penyerang lokal menjadi top skorer terjadi pada 2013 saat persaingan masih disebut ISL (Liga Super Indonesia). Kala itu, Boaz Solossa (Persipura) menjadi top skorer dengan 22 gol. Setelah itu, dalam tiga musim beruntun, top skorer menjadi milik pemain asing. Yakni ISL 2014 top skorer Emmanuel Kenmogne (Persebaya, Kamerun) dengan 25 gol, Liga 1 2017 Comvalius, dan Liga 1 2018 Rakic.

Seperti Selengkapnya, kompetisi 2015 berhenti dan tidak ada berlangsung kompetisi. Kemudian pada 2016 juga tidak ada persaingan resmi karena hukuman dari FIFA.

Ini adalah hasil terbaik dari penyerang terbaik, Samsul Arif menjadi striker lokal. Selain di Liga 1 2017 dan 2018, Samsul Arif juga gemilang di ISL 2014. Bersama Arema Cronus kala itu, dia mengemas 16 gol. Dia menjadi pemain lokal tersubur. Samsul hanya kalah dari Kenmogne (Kamerun) yang menjadi top skorer dengan 25 gol.

Fenomena itu tidak lepas dari kebijakan klub di Indonesia yang memercayakan lini depan kepada striker asing. Hampir semua klub-klub elit di Indonesia bertumpu pada penyerang asing. Hal tersebut membuat kesempayan striker lokal untuk unjuk gigi semakin berkurang. Tapi, fakta yang terjadi. Bomber asing masih dianggap sebagai faktor utama moncernya ketajaman tim mereka.

Pencetak Gol Terbanyak Dalam 4 Musim Liga Dunia Terakhir
2018 – Liga 1
1. Aleksandar Rakic ​​(Serbia, PS Tira) – 21 gol
2. David da Silva (Brasil, Persebaya) – 20 gol
3. Marko Simic (Kroasia, Persija) – 18 gol
4. Ezechiel N’Douassel (Chad, Persib) – 17 gol
5. Bruno Silva (Brasil, PSIS), 16 gol
6. Fernando Rodriguez (Spanyol, Mitra Kukar) – 15 gol
7. Loris Arnaud (Prancis, Persela) – 15 gol
8. Samsul Arif (Indonesia, Barito) – 14 gol

2017 – Liga 1
1. Sylvano Comvalius (Belanda, Bali United) – 37 gol
2. Marclei Santos (Brasil, Mitra Kukar) – 24 gol
3. Alberto ‘Beto’ Goncalves (Brasil *, Sriwijaya FC) – 22 gol
4. Samsul Arif (Indonesia, Persela) – 17 gol
5. Lerby Eliandry (Indonesia, Borneo FC) – 16 gol
* Beto belum menjadi WNI

IKLAN

2014 – ISL
1. Emmanuel Kenmogne (Kamerun, Persebaya) – 25 gol
2. Samsul Arif (Indonesia, Arema Cronus) – 16 gol
3. Cristian Gonzales (Indonesia, Arema Cronus) – 15 gol
4. Greg Nwokolo (Indonesia, Persebaya) – 14 gol
5. Herman Dzumafo (Kamerun *, Mitra Kukar) – 13 gol
* Dzumafo belum menjadi WNI

2013 – ISL
1. Boaz Solossa (Indonesia, Persipura) – 25 gol
2. Sergio van Dijk (Indonesia, Persib) – 21 gol
3. Djibril Coulibaly (Mali, Barito) – 21 gol
4. Cristian Gonzales (Indonesia, Arema Cronus) – 19 gol
5. Lancine Kone (Pantai Gading, Persisam) – 19 gol

(epr / JPC)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization