Minggu, 9 Agustus 2026

Pelni Implementasikan Pembayaran Tiket Secara NonTunai

PALU EKSPRES, JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) terus memperbaiki sistem tiketing. Adapun digitalisasi sistem tiketing meliputi pemesanan, penegcekan dengan departure control system (DCS) hingga sistem pembayaran.

Dengan menggunakan sistem digitalisasi, akan menjadi mudah, cepat, akurat dan transparan.

“Sitem transaksi atau pembayaran tiket yang semula tunai bertahap diubah dengan sistem perbankan melalui pembayaran nontunai dengan kartu debit, kartu kredit untuk transaksi dengan mesin electronic data capture (EDC) yang bisa transaksi dengan semua bank di seluruh loket Pelni,” ujar Kepala Kesekretariatan PT Pelni Ridwan Mandaliko.

Ridwan mengatakan, pada angkutan Nataru tahun ini sudah diimplementasikan penggunaan EDC di loket Cabang Tanjung Priok dan loket penjualan tiket Kantor Pusat di Jalan Gajah Mada 14 Jakarta.

“Kami menguji coba di Jakarta di Cabang Tanjung Priok dan Kantor pusat. Alhamdulillah lancar,” kata Ridwan.

Sitem pembayaran nontunai, nantinya akan diterapkan menyeluruh di seluruh loket di kantor cabang Pelni. Para kepala cabang dan petugas loket kata Ridwan juga sudah ditraining cara penggunaan kartu debit dengan EDC, sehingga implementasinya berjalan lancar.

“Kami akan menerapkan EDC tidak hanya di Jakarta. Semarang, Surabaya, Batam Belawan dan cabang lain akan menyusul,” tutur dia.

Angkutan Nataru yang berlangsung selama 22 hari (18/12/2018) hingga (8/1/2018), nantinya Pelni bakal mengoperasikan 26 kapal trayek nusantara dan 46 kapal perintis.
Pada Nataru kali ini, Pelni juga mengoperasikan KM. Lawit ke Padang, Sibolga dan Gunung Sitoli. Kapal tipe 1000 pax berkapasitas 1000 penumpang ini, pada rute reguler melayani pelayaran dari Tanjung Priok-Tanjung Pandan-Pontianak-Surabaya-Semarang-Karimunjawa.

(chi/jpnn)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital