Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

ROA Desiminasikan Program KBA Perairan Balantak

 

Field Officer ROA, Mohamad Prasetyono mepresentasikan program Kawasan Biodiversiti Area (KBA) Perairan Balantak, dengan menghadirkan pemangku kepentingan dalam upaya mendukung pelestarian Keragamanhayati, Rabu (19/12/2018) di Hotel Santika Luwuk.
Foto: Kiriman untuk Palu Ekspres

PALU EKSPRES, LUWUK– Organisasi kemanusiaan dan Lingkungan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) mendesiminasikan program Kawasan Biodiversiti Area (KBA) Perairan Balantak, dengan menghadirkan pemangku kepentingan dalam upaya mendukung pelestarian keragamanhayati, Rabu (19/12/2018) di Hotel Santika Luwuk.

“Untuk mengurangi tingkat ancaman bagi keragaman hayati di KBA perairan Balantak, pada tahun 2017 hingga 2019 mendatang melalui dukungan Burung Indonesia dan Critical Ekosistem Patnership Fund bekerjasama dengan ROA, hasil, memfasilitasi identifikasi, perumusan dan penetapan Daerah Perlindungan Laut (DPL) di Kelurahan Talang Batu dan akan melanjutkan replikasi program ke Desa Luok,” ujar Mohamad Prasetyono Field Officer ROA.

Ia menyampaikan wilayah perairan KBA Balantak memiliki jenis keragamanhayati yang cukup tinggi. Keragamanhayati yang tinggi juga tak lepas dari ancaman yang tinggi pula. Praktek overfishing dan destructive fishing merupakan ancaman utama bagi kelangsungan keragamanhayati di KBA tersebut.

Terkait hal itu, kesepakatan penetapan DPL oleh warga dan pemerintah Kelurahan Talang Batu telah berkonstribusi dalam mengurangi laju kerusakan pesisir laut di KBA perairan Balantak. Penetapan zonasi perlindungan dan pengelolaan sumber daya pesisir melalui DPL juga telah dilembagakan melalui kesepakatan pembentukan kelompok pengelola DPL Tanjung Saro.

“Kelompok DPL ini dibentuk secara partisipatif oleh warga kelurahan untuk mengawal kesepakatan DPL dan menjalankan program kegiatan DPL. Kami juga berharap daerah baru yang akan mereplikasi program sebelumnya dapat berjalan sesuai dengan rencana pada tahun depan,” ujarnya.

Mohamad Prasetyono menambahkan bahwa inisitiaf penetapan dan penyepakatan DPL tercapai berkat dukungan masyarakat dan pemerintah kelurahan. Lahirnya dukungan dan partisipasi para pihak tentunya tidak berdiri sendiri, namun melalui proses peningkatan pengetahuan dan kesadaran warga tentang pentingnya perlindungan keragaman hayati di wilayah pesisir.

Olehnya, hasil dari diseminasi program, yakni tersosialisasi dan tersampaikannya skema program, organisasi pelaksana, organisasi pendukung dan para pihak yang terlibat langsung pada pelaksanaan program dan terwujudnya komitmen para pihak dalam mendukung pelaksanaan program dan pelestarian pesisir laut yang ada di KBA perairan Balantak, melalui sinergi dan integrasi program atau kegiatan para pihak secara kolaboratif melalui skema Daerah Perlindungan Laut, perlindungan jenis jenis prioritas dan pemberdayaan masyarakat. (***/fit)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital