Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Ribuan Warga Palu Hadiri Tahlil 100 hari Korban Bencana

IMG-20190107-WA0003

PALU EKSPRES, PALU – Tak terasa 100 hari sudah bencana alam yang menewaskan  ribuan jiwa di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala Sulawesi Tengah, berlalu. Untuk mengenang peristiwa itu, Pemkot Palu secara khusus melaksanakan zikir Akbar sekaligus pembacaan doa tahlil 100 hari kepada para korban meninggal dunia akibat bencana.

Zikir dan tahlil 100 itu digelar di lapangan Vatulemo Palu, Minggu malam 6 Januari 2019. Ribuan warga dari berbagai majelis ta’lim dan keluarga korban hadir bersama untuk memanjatkan doa keselamatan sekaligus berkirim doa bagi arwah para korban bencana.

Angin yang berhembus pelan di tempat itu seakan menambah khusyuk jamaah mengikuti zikir dan penyampaian doa tahlil. Rangkaian  acara dimulai dengan salat magrib berjamaah. Kemudian membacakan zikir bersama yang dipandu Ustad Adrian. Lalu salat isya berjamaah kemudian ditutup dengan pembacaan doa tahlil bersama  yang dipimpin Ustad Subhan Lasawedi.

Zikir Akbar dan tahlilan dihadiri langsung Gubernur Sulteng H Longki Djanggola. Wali Kota Palu Hidayat bersama wakilnya Sigit Purnomo Said.

Tausiyah dalam kesempatan itu dibawakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Zainal Abidin. Zainal dalam siraman rohaninya mengangkat sejumlah isu terkait boleh tidaknya sesuatu dilakukan umat muslim meski tanpa perintah maupun larangan. Termasuk salahsatunya tentang kegiatan zikir dan tahlilan

Zainal menyatakan zikir dan tahlil tidak pernah dilakukan dijaman Nabi SAW semasa hidupnya.
Tahlil menurutnya adalah ucapan kalimat Lailahaillallah yang dilakukan secara berulang-ulang. Tidak ada tahlil di jaman Nabi.

“Secara formal tidak ada. Di jaman Nabi, bacaan tahlilan itu ada tapi tidak disertai  dengan seremoni,”katanya.

Demikian kegiatan zikir yang dilalukan secara  beramai-ramai, juga tidak pernah dilakukan di jaman Nabi. Tapi sebutnya, akan lebih baik jika doa itu dilakukan secara bersama sama. Bisa jadi doa yang dilakukan bersama ini adalah  proses latihan untuk nantinya umat bisa melakukan zikir sendiri di rumah.

“Kalau tidak ada larangan, tapi tidak ada pula perintah, maka itu artinya boleh dilakukan. Harus dipilah dalam memahami agama. Agar agama Islam bisa berkembang,”jelasnya.

Doa tahlilan papar Zainal merupakan ajaran para Wali Songo. Dalam beberapa kitab para Wali, zikir dan tahlilan dituliskan bertujuan untuk mengantar tulang kaki jenazah sampai bertemu dengan tukang kepala. Berkumpulnya tulang kaki dan kepala jenazah menurutnya terjadi dalam rentan waktu dua tahun berselang di dalam kubur.

Menurutnya jika kuburan digali dalam waktu dua tahun, tulang kaki dan kepala sudah biasanya sudah menyatu. Karenanya zikir dan tahlil adalah pengantar dalam  proses pertemuan tulang belulang untuk keselamatan.

“Mengantar tulang belulang itu sampai bertemu. Karenanya ajaran 100 hari ajaran para Wali. Itu boleh diikuti karena mereka ulama. Ulama adalah pewaris yang melanjutkan ajaran Nabi,”demikian Zainal.

(mdi/ palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital