Minggu, 9 Agustus 2026
Seleb  

Bradley Cooper Kecele, Roma Paling Berpeluang Cetak Sejarah

PALU EKSPRES– Menanti nominasi Oscars diumumkan beberapa hari ini sama dengan

membuka kotak hadiah. Ada yang senang karena hadiahnya sesuai

dengan ekspektasi, ada juga yang kecewa.

Mungkin salah seorang yang kecewa pada pengumuman Selasa

(22/1/2019) adalah Bradley Cooper. Film arahannya, A Star Is

Born, mendapat delapan nominasi. Di antaranya, Best Pictures,

Best Actress (Lady Gaga), dan Best Actor untuk dirinya sendiri.

Meski begitu, Cooper tak memperoleh tempat di nominasi Best

Director.

Tentu saja, banyak fans yang kecewa karena A Star Is Born adalah

film kesayangan semua orang. Film itu menuai respons positif,

baik dari moviegoers maupun kritikus film.

”Aku pikir gairah serta visi dan kerja keras Bradley terwakilkan

dalam delapan nominasi yang didapat film ini. Tidak ada satu pun

yang akan masuk nominasi tanpanya,” kata produser A Star Is Born

Lynette Howell Taylor sebagaimana dilansir dari Entertainment

Weekly.

Sementara itu, nama Pawel Pawlikoswki justru secara mengejutkan

muncul dalam daftar nominasi Best Director. Sutradara asal

Polandia itu mampu menggeser kandidat unggulan seperti Cooper,

Peter Farrelly (Green Book), dan Barry Jenkins (If Beale Street

Could Talk). Film arahannya, Cold War, pun dinominasikan dalam

Best Foreign Language Film of the Year.

Nama Alfonso Cuarón banyak disebut sebagai front-runner. Film

garapannya, Roma, mengantongi sepuluh nominasi. Termasuk kategori

besar seperti Best Picture, Best Director, dan Best Foreign

Language Film.

Cuarón mencatat sejarah sebagai filmmaker yang meraih nominasi

Best Director dan Best Cinematographer pada tahun yang sama dalam

sejarah Oscars.

Ditambah, Cuarón dan Roma membawa bekal kemenangan untuk kategori

Best Director dan Best Picture dalam pergelaran Golden Globes dan

Critics’ Choice Movie Awards lalu. Cuarón memenangi kategori Best

Director untuk film Gravity pada Academy Awards 2014.
Cuarón menjadikan Roma sebagai film Netflix pertama yang masuk

dalam kategori Best Picture. Di sisi lain, Roma tetaplah kuda

hitam. Ia adalah film asing berbahasa Spanyol yang dibuat hitam-

putih secara artsy. Belum pernah ada film berbahasa asing yang

menang kategori Best Picture.

Meski begitu, ada beberapa voter di The Academy yang masih sangsi

terhadap film Netflix. Misalnya, Steven Spielberg. Dia menyatakan

bahwa film Netflix tidak layak masuk Oscars.

”Sekali Anda berkomitmen sebagai sebuah format TV, Anda adalah

film TV. Kalau itu adalah pertunjukan yang bagus, Anda berhak

meraih Emmy, bukan Oscars,” tegasnya pada sebuah kesempatan

sebagaimana dilansir ITV News.

(Entertainment Weekly/Indie/Wire/adn/c14/nda)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital