Sabtu, 8 Agustus 2026

2019, Pendaftar SNMPTN Untad Menurun

PALU EKSPRES, PALU – Jumlah calon mahasiswa baru (maba) yang mendaftar ke Universitas Tadulako (Untad) pada jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun ini, hingga hari terakhir pendaftaran pada Selasa 19 Februari 2019 malam, mencapai 3.030 orang.

Jumlah ini kata Koordinator Humas Panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Untad, Dr. Darsikin, mengalami penurunan dibanding jumlah pendaftar pada jalur yang sama tahun lalu.
“Ini mengalami penurunan drastic dari tahun lalu. Mungkin karena efek penurunan kouta SNMPTN dari 30 persen menjadi 20 persen, di sekolah juga menurun yang tadinya untuk sekolah Akreditasi A diberi kuota 50 persen pendaftaran berubah menjadi 40 persen,” jelas Darsikin, saat ditemui di Untad, Rabu 20 Februari 2019.

Ia mengungkapkan, dari 3.030 pendaftar tersebut, sebanyak 2.291 orang menjadikan Untad sebagai pilihan pertama dan 739 pendaftar yang menjadikan Untad sebagai pilihan kedua. Dari 542 sekolah jenjang SMA/SMK dan MA baik negeri dan swasta di Sulteng, hanya sebanyak 148 sekolah yang siswanya mendaftar di Untad.
“Jumlah sekolah yang mendaftar ini juga menurun dibanding tahun lalu yakni 215 sekolah,” imbuhnya.

Ia melanjutkan, pendaftar terbanyak dari luar Sulteng adalah dari Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) sebanyak 242 siswa dari 125 sekolah, dan dari Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) 154 siswa dari 31 sekolah.
“Ada juga dari Kalimantan Barat, NTB, dari Jawa dan Sumatera juga ada. Dari Papua dan Papua Barat masing-masing ada 4 orang,” ujarnya lagi.

Terkait Program Studi (Prodi) yang menjadi favorit bagi pendaftar, Darsikin mengungkapkan Prodi Manajemen dan Akuntansi pada Fakultas Ekonomi kembali menjadi favorit seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk Prodi Manajemen sebanyak 506 pendaftar, dan Akuntansi 381 pendaftar.

Selanjutnya, pihak LTMPT akan melakukan penyeleksian serta pemeringkatan data para pendaftar, yang disesuaikan dengan Prodi yang diminati. Pengumuman jalur SNMPTN akan dilakukan pada 23 Maret 2019 mendatang.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital