Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Pelatihan Bela Negara, Bupati Parimo Ingin Mengangkat Derajat Suku Terasing

PALU EKSPRES, PARIGI– Bupati Parigi Moutong, Samsurizal Tombolotutu, membuka pelatihan Bela Negara dengan tujuan pemberdayaan dan memajukan Bela atau Lauje (Suku terasing) di wilayah utara Kabupaten Parigi Moutong. Pelatihan dengan tema Peran Serta Komunitas Adat Terpencil Membangun Parigi Moutong itu, berlangsung pada Rabu 27 Februari 2019, di gedung serbaguna Tinombo.

Samsurizal mengatakan, pelatihan ini merupakan langkah terobosan karena semata-mata niat ikhlas untuk mengangkat derajat anak daerah suku Lauje dan Bela.

Menurut Samsurizal, selama ini suku Lauje dan Bela hanya dipandang sebelah mata. Sehingga, ia bertekad akan mengangkat derajat anak suku Lauje itu ke permukaan untuk menjadi maju serta berguna bagi daerah, bangsa dan negara.

“Saya niatkan 5 tahun kedepan, saya akan mengangkat suku Lauje menjadi orang-orang terhormat,” kata Samsurizal saat membuka pelatihan bela negara tersebut.

Lanjut dia, setelah mereka keluar dari pendidikan dan pelatihan ini nantinya, mereka akan disebar dan bekerja di seluruh Oraganisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ia juga meminta agar suku terasing jangan hanya bekerja sebagai tukang kebun, cleaning service, atau hanya diperintah sana sini. Tetapi, bagaimana cara mereka dibina dan dididik dengan berbagai macam keterampilan sehingga bisa bersaing.

“Saya minta Kepala OPD jangan mereka diperbudak, tetapi bagaimana mereka bisa terampil, diajarkan mereka cara memberikan sambutan, cara mengkonsep surat dan lain sebagainya,” tegasnya.

Diketahui, kegiatan bela negara tersebut menggunakan dana pribadi Bupati Parimo.

“Saya usahakan, mereka berubah nasib agar tidak dipandang sebelah mata. Saya akan buatkan regulasi kedepanya agar mereka bisa menjabat kepala desa, kaur, dan lainnya,” ujarnya.

“Dan semua perangkat desa khususnya di daerah terpencil anak-anak suku lauje dan bela yang di dominasi dari wilayah pegunungan, saya sudah niatkan ini,”tambahnya.

Ia mengatakan, untuk penetapan kerja bagi suku terasing ini nantinya, akan dilakukan dengan sistim cabut lot, dan setiap OPD ditempatkan sebanyak 2 orang.

“Setelah mereka selesai latihan selama 10 hari akan kita kukuhkan dengan memakai seragam masing-masing OPD,” ujarnya.

(asw/palu ekspres).

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital