Rabu, 2 September 2026
Palu  

PIK Remaja di Sulteng Berkembang Signifikan

PALU EKSPRES, PALU – Salahsatu upaya menekan angka pernikahan dini yang digelorakan BKKBN adalah membentuk kelompok pusat informasi dan konseling remaja (PIK R). PIK remaja merupakan wadah untuk melaksanakan program penyiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja.

PIK remaja bertujuan memberikan pelayanan informasi dan konseling kesehatan reproduksi serta penyiapan kehidupan berkeluarga.

Melalui PIK remaja diharapakan tercipta konselor remaja, konselor sebaya sehingga mampu memberikan konseling terhadap remaja maupun mahasiswa yang bermasalah sehingga informasi yang didapatkan oleh mereka merupakan informasi yang tepat.

Pelaksana tugas Kepala BKKBN Perwakilan Sulteng, Tenny C Soriton, dalam grand final GenRexplore tingkat Sulteng, Sabtu 2 Maret 2019 menyebut, kelompok PIK remaja di Sulteng mengalami perkembangan signifikan hingga memenuhi target proyek prioritas nasional (Pro PN).

Tahun 2019 menurut Tenny, jumlah PIK remaja yang tersebar di wilayah Sulteng sudah sebanyak 329 kelompok. Baik di jalur pendidikan maupun jalur masyarakat.
Jalur pendidikan tersebar di SLTP hingga perguruan tinggi. Sedangkan jalur masyarakat terdapat di organisasi keagamaan, kepemudaan dan komunitas pemuda.

Dia menjelaskan perkembangan PIK remaja di Sulteng telah membawa daerah ini keluar dari imaje daerah penghasil angka pernikahan dini tertinggi nasional.

“Dulu, di Sulteng pernah dikenal provinsi dengan penghasil angka pernikahan dini tertinggi di Indonesia
Sebagaimana data BPS dan Unicef. Sulteng urutan tiga nasional dalam pernikahan dini . Perempuan umur 20 24 tahun yang pernah menikah sebelum usia 15 tahun,”jelasnya.

Badan pusat statistik (BPS) tahun 2017 sendiri kata Tenny mencatat, 25,71persen perempuan usia 20-24 tahun menikah saat umurnya kurang dari 18 tahun. Artinya 1 dari 4 perempuan Indonesia menikah pada usia anak.

“Namun berdasarkan data terbaru SDKI 2017, yang menyebutkan UKP Sulteng 20.1 tahun 2019 mengalami peningkatan dibanding SDKI 2012 yaitu 19,8 tahun. Ini pertanda bahwa remaja di Sulteng bergerak maju dan siap menghadapi bonus demografi.

Dalam pandangan BKKBN, usia ideal bagi remaja perempuan untuk menikah adalah 21 tahun dan laki-laki 25 tahun.Karena dalam usia itu remaja dinilai sudah siap secara fisik, mental ekonomi dan sosial untuk berumah tangga.

Di bagian lain, Tenny mengatakan, promosi program generasi berencana (Genre) melalui kegiatan GenRexplore diciptakan untuk mengasah kreativitas dan bakat remaja ke arah positif dan meningkatkan prestasi ke arah profesional.

Melalui kegiatan itu diharapkan terwujud generasi remaja yang tumbuh sehat, ceria dan cerdas. Serta mampu merencanakan masa depan sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah.

“Kegiatan itu digelar sejak tahun 2017 sebagai bentuk dukungan BKKBN dan forum Genre Sulteng terhadap remaja,”demikian Tenny.

(mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam