Minggu, 9 Agustus 2026

Perguruan Tinggi Harus Sanggup Lakukan Transformasi Digital

HARDIKNAS

PALU EKSPRES, PALU – Perguruan Tinggi di Indonesia saat ini dituntut untuk ikut melakukan evolusi serta didorong untuk sanggup melakukan upaya transformasi digital, dalam penyelenggaraan kegiatan tri dharma dan pengelolaan perguruan tinggi.

Hal ini dilakukan karena menyadari semakin tingginya harapan pemerintah dan masyarakat Indonesia kepada perguruan tinggi, dalam memberikan pendidikan kepada generasi penerus bangsa agar kompetitif, kreatif dan inovatif di era disrupsi saat ini.

Hal ini menjadi salah satu inti pidato Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) RI, Prof. Mohamad Nasir, yang dibacakan Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. H. Mahfudz, pada upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), di halaman Rektorat Untad, Kamis 2 Mei 2019.
“Perguruan tinggi juga diharapkan berkontribusi dalam mensolusikan masalah sosial ekonomi bangsa ini,” kata Prof. Mahfudz.

Untuk meningkatkan daya saingnya, perguruan tinggi di Indonesia didorong untuk meningkatkan akreditasi institusi menjadi terakreditasi unggul (A). Hal ini dilakukan antara lain dengan cara meningkatkan jumlah dan mutu penelitian dan publikasi, kerjasama pengembangan penelitian di tingkat nasional dan internasional, serta memperbanyak prestasi mahasiswa hingga tingkat internasional.
“Upaya ini untuk memacu perguruan tinggi untuk masuk dalam jajaran universitas terbaik dunia. Program studi harus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan pasar dan didorong untuk terakreditasi unggul (A) dan selanjutnya didorong meraih akreditasi internasional,” lanjutnya.

Selain itu, daya saing para dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa terus dikembangkan melalui peningkatan literasi pada data, literasi pada teknologi dan literasi pada manusia. Dituturkannya, urusan kemanusian menjadi sangat penting dalam menghadapi kompleksitas era revolusi industri 4.0 dan era society 5.0.
“Kemajuan teknologi menandakan majunya pendidikan dan ilmu pengetahuan yang tetap harus memartabatkan manusia dan mensejahterakan manusia dan bangsa Indonesia,” tandasnya.

Upacara peringatan Hardiknas di lingkungan Untad diikuti oleh seluruh unsur pimpinan dan para pegawai di lingkungan Untad, mulai dari tingkat Program Studi, Jurusan, Fakultas hingga Rektorat.

(abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital