Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Industri Pertambangan Dituding Penyebab Morowali Dikepung Banjir

IMG-20190608-WA0202

PALU EKSPRES,MOROWALI-  Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah desa di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, dilanda banjir dan menyebabkan sejumlah ruas jalan dan jembatan rusak.

Menanggapi hal tersebut, Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Sulteng, menilai penyebab keseluruhan bencana banjir di Kabupaten Morowali, karena ada aktifitas pertambangan di hulu sungai.

Direktur Eksekutif Jatam Sulteng, Minggu (9/6/2019), Syahrudin Ariestal Douw, mengatakan ada tiga hal penyebab banjir di sejumlah daerah di Morowali.

Pertama kata dia, industri tambang adalah penyebab utama banjir di Morowali. Kemudian kedua kata dia, pemerintah lalai melihat keselamatan lingkungan. Akibatnya, izin dikeluarkan melebihi daya dukung lingkungan.

Selanjutnya kata dia, banjir adalah pintu masuk bagi institusi penegak hukum untuk melakukan penindakan perusahaan tambang serta melakukan evaluasi agar perizinan yang jumlahnya masih di angka seratusan itu di Kabupaten Morowali, menjadi tinggal dua atau tiga izin saja.

“Untuk itu, kami mendesak pemerintah agar segera melakukan evaluasi tambang secara serius dan terbuka,” ujarnya, Minggu (9/6/2019).

Selama ini lanjutnya, pemerintah tidak serius dalam penanganan tambang. Hal ini terlihat dengan tidak adanya laporan secara berkala kepada publik.

“Izin apa saja perusahaan yang dicabut dan perusahaan apa saja yang baru diberikan izin,” katanya.

Kemudian, indikator banjir yang hampir terjadi di semua kecamatan tambahnya, menandakan dahulu banjir biasanya hanya di satu tempat, tapi kini merata. Ini pertanda ada indikasi bahwa ada aktivitas merusak hutan di hulu sungai.

Selanjutnya kata dia, publik seperti NGO tidak pernah dilibatkan secara langsung dalam evaluasi, sehingga alat ukur evaluasi tidak transparan.

Dia menambahkan, pemerintah jangan hanya mengejar pendapata asli daerah (PAD) tanpa memperhatikan aspek lingkungan.

Kalau logikanya kejar PAD kata dia, jual saja daerah ini kepada investor. Tapi bila tujuannya adalah kesejahteraan dan keselamatan hidup rakyat, maka harus dilakukan evaluasi.

“Baik dari aspek lingkungan, kelayakan dan aspek administrasi pertambangan sudah cukup menghadang banjir musiman ini,” ujarnya.
Kepala BPBD Kabupaten Morowali, Nafsahu dikonfirmasi mengenai hal itu, Minggu (9/6/2019), belum merespon hingga saat ini.
Upaya konfirmasi melalui pesan singkat belum dibalas. Begitupula saat dikonfirmasi melalui telepon, terdengar nada aktif namun tidak diangkat.
Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Tengah, Yanmart Nainggolan dihubungi, Minggu (9/6/2019), untuk mengonfirmasi terkait pernyataan pihak Jatam Sulteng mengatakan, pada prinsipnya ia selalu respek dengan setiap statemen dan kritik yang disampaikan Jatam tentang pertambangan. Hal ini membuat pihak ESDM Sulteng selaku pemerintah daerah katanya, mendapatkan mitra yang konsisten untuk terus menerus mengevaluasi dan semakin meningkatkan pengawasan terhadap pertambangan yang baik, seiring dengan peningkatan pendapatan negara yang akab dipergunakan untuk pembangunan dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Terimakasih sudah menghubungi kami utk konfirmasi,” kata Yanmart melalui WhatsApp.

Perihal banjir lanjutnya, banyak faktor yang menjadi penyebabnya. Mungkin saja salah satunya adalah lahan terbuka akibat pertambangan, tetapi tentu bukan satu- satunya.
Ia menjelaskan harus dilakukan evalusi komprehensif atas kejadian banjir di Bahodopi untuk dapat menyimpulkan kontribusi pertambangan terhadap banjir yang sekarang terjadi. “Kita berdoa, semoga masyarakat terdampak segera pulih akibat banjir ini,” ujarnya. (fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital