Minggu, 9 Agustus 2026

PBSB Upaya Membangun Indonesia Melalui Santri

SELEKSI – Para santri asal Sulteng yang mengikuti simulasi seleksi PBSB tahun 2019 di MAN IC Kota Palu, Senin 17 Juni 2019. Foto: IMAM/PE

PALU EKSPRES, PALU – Keberadaan Pondok Pesantren (Ponpes) sejak masa lalu hingga saat ini, dinilai telah memberikan banyak sekali kontribusi bagi perjuangan dan pembangunan bangsa. Olehnya, pemerintah terus melakukan upaya-upaya pembinaan dan peningkatan kualitas Ponpes serta santri sebagai generasi masa depan bangsa.

Salah satunya kata Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng, Dr. H. Rusman Langke, adalah melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) yang telah dilakukan oleh Kemenag RI sejak tahun 2005 lalu. Program tersebut kata Rusman, telah memberikan hasil yang baik dalam membina generasi untuk melanjutkan pembangunan bangsa.
“Program kita ini sudah berjalan dengan berkesinambungan, dan Alhamdulillah hasilnya positif dan strategis dalam membina generasi bangsa Indonesia. Olehnya tema kita adalah Membangun Santri Membangun Indonesia,” kata Rusman, pada pembukaan seleksi PBSB 2019 bagi santri asal Sulteng, di MAN IC Kota Palu, Senin 17 Juni 2019.

Menurut Rusman, keberadaan Ponpes memiliki posisi strategis dalam pendidikan Islam, karena punya akar yang kuat di masyarakat. Ia juga menilai, para santri yang menjalani pendidikan di Ponpes mesti bersyukur karena dibekali dengan pengetahuan agama di samping ilmu pengetahuan lainnya.

Kepada para santri yang mengikuti seleksi, Rusman berpesan agar tidak berhenti belajar, sesuai dengan pesan agama yang menganjurkan untuk menuntut ilmu hingga akhir hayat. Selain itu, para santri juga diingatkan untuk terus menanamkan rasa cinta terhadap NKRI, Bhineka Tunggal Ika serta Pancasila.
“Di Ponpes ditanamkan nilai-nilai religiusitas, kebangsaan dan kemanusiaan. Wujudkan santri cinta NKRI, yang akan menjadi pemimpin ke depannya. Karena membangun santri juga membangun Indonesia,” tandas Rusman.

Pada PBSB tahun ini sebanyak 34 santri asal Sulteng berkesempatan mengikuti seleksi bersama ribuan santri lainnya se-Indonesia, untuk meraih 170 kuota beasiswa yang tersedia di 14 perguruan tinggi di Indonesia. Para santri tersebut mengikuti seleksi berbasis komputer (computer based test) pada Selasa 18 Juni 2019, dengan materi yang aka diujikan yakni tes potensi akademik, tes bahasa Arab, tes bahasa Inggris, tes kepesantrenan, serta khusus yang memilih UIN Malang akan dites hapalan Alquran.

Ketua Panitia Pelaksana PBSB Kanwil Kemenag Sulteng, Nurhayati menjelaskan, tujuan umum program tersebut adalah sebagai pemberdayaan beasiswa bagi santri melalui upaya memperluas akses beasiswa bagi santri yang memiliki kemampuan akademik, kemampuan penalaran dan prestasi untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Selain itu sebagai pemberdayaan sosial bagi ponpes, untuk meningkatkan kualitas SDM. Serta pemberdayaan sosial pondok pesantren melalui penguatan ponpes sebagai lembaga pendidikan, dakwah dan pengembangan masyarakat,” ujar Nurhayati. (abr/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital