Kamis, 22 Oktober 2026
Palu  

Ini yang Akan dilakukan Dewan Adat untuk Pelaku Hoaks People Power

PALU EKSPRES, PALU– Dewan Adat Kota Palu memastikan dalam waktu dekat segera mengambil sikap untuk menyelesaikan masalah sosial akibat penyebaran informasi hoaks tentang Gubernur Sulteng biayai people power.

Pola penyelesaian secara adat akan diawali melalui Forum Potangara Nuada atau sidang adat yang rencananya digelar di Bantaya Adat Kelurahan tempat domisili pelaku hoaks. Dalam hal ini Anggota DPRD Sulteng, Yahdi Basma (YB).

Ketua I Dewan Adat Palu, Timuddin Bouwo menjelaskan, nantinya YB akan dipanggil melalui Suro Adat di Bantaya tempatnya berdomisili untuk mengikuti Potangara Nuada tersebut. Suro Adat adalah satu elemen kelembagaan yang bertugas laiknya polisi.

Dalam perkara ini, YB kata dia akan duduk sebagai Tosalah (orang bersalah) sedangkan Gubernur Longki Djanggola duduk sebagai Torugi (orang merugi) dalam potangara nuada tersebut.

“Jadi tidak ada istilah banding dalam potangara nuada tingkat kelurahan ini,” jelas Timuddin.

Secara adat, kesalahan YB terang Timuddin telah memicu keresahan ditengah masyarakat, khususnya masyarakat Sulteng dengan adanya penyebaran informasi hoaks tersebut.
Terlebih obyek objek berita bohong adalah Tomaoge atau orang yang sangat dihargai masyarakat Sulteng.

“Longki Djanggola itu cucu Raja Palu ke II. Tidak sembarang, bukan cuma keturunan tapi cucu langsung,” paparnya.

Dalam tingkatan pengenaan sanksi adat, kesalahan demikian untuk membayar kesalahan salambivi atau salah bicara yang menyebabkan konflik.

“Kalau salambivi hanya untuk personifikasi itu tidak masalah. Jika dia membuat konflik besar maka sanksinya juga akan berat,” katanya.

Bahkan kata Timuddin, tidak menutup kemungkinan kesalahan YB bisa naik ke level lebih tinggi yakni salababa. Tentu dengan sanksi yang juga lebih berat.

Rencananya YB akan dikenakan dua sanksi givu. Pertama karena salah kata (salambivi) karena menyebar isu tidak benar yang membuat konflik.

Sanksi hukumnya atas dua kesalahan  itu juga berjenjang. Diputuskan setelah dalam potangara nuada.

“Kalau misalnya cuma ngomong biasa itu masuk samporesi tovau. Kalau dia naik bisa sampai tingkat salababa. Jadi ini levelnya kesalahan Yahdi Basma ini antara salambivi yang bisa naik salababa. Karena membuat satu keresahan di masyarakat Sulteng.
Apalagi yang dilakukan terhadap tomaoge ringata di Sulteng,”jelasnya lagi.

Lebih jauh Timuddin menjelaskan, pola penyelesaian adat ini dibangun berdasarkan tondatalusi. Artinya penyelesaian yang melibatkan tiga unsur. Pertama unsur pemerintahan, TNI,Polri, kedua unsur adat dan ketiga unsur tokoh agama.

Semisal nantinya YB menolak untuk mengikuti proses penerapapan sanksi adat itu, maka Timuddin menegaskan langsung berlaku sanksi atau givu.

“Kalau menolak hadir potangara nuada, itu langsung kena givu,”tegasnya.

Penyelesaian adat tambah dia diatur dalam Peraturan Darerah (Perda) Kota Palu nomor 9 tahun 2016 tentang kelembagaan adat.

“Tujuannya agar konflik yang ada bisa diselesaikan dengan pendekatan adat melalui tondatalusi ini,”demikian Timuddin.

Sementara itu, Ketua Dewan Adat Palu,Rum Parampasi menjelaskan, bisa jadi kesalahan YB naik tingkatan. Apabila kemudian dalam potangara nuada ditemukan kesalahan lain.

“Sanksi adat kedua kalau masih tetap berbuat dia akan dipali atau dikucilkan atau diusir dari Sulteng. Itu hukum adat tertinggi,”pungkasnya.(mdi/palu ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam