Minggu, 9 Agustus 2026

FLS2N Sulteng Tingkat SD, Parimo Unggulkan Tiga Cabang Seni

Kepala Disdikbud Parimo, Adrudin Nur. Foto : ASWADIN/PE PALU EKSPRES,

PALU EKSPRES, PARIGI – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Adrudin Nur mengatakan, peserta Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) dari Kabupaten Parimo sudah siap bertanding di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Dia menjelaskan tiga cabang seni menjadi unggulan dalam ajang tersebut. Tiga cabang seni yakni, seni penyanyi tunggal, gambar bercerita, seni tari dan karya menganyam menjadi unggulan untuk meraih predikat terbaik.
“Semua lomba yang akan diikuti siswa SD Parigi Moutong dalam penguasaan, penjiwaan serta mengimplementasikan pada saat lomba nanti dapat diperhitungkan. Apalagi untuk cabang menyanyi solo yang menjadi unggulan pada lomba tersebut,” kata Kepala Disdikbud Parimo, Adrudin Nur, Senin 15 Juli 2019

Menurutnya pada lomba FLS2N yang digelar di Kota Palu, peserta yang dikirim berdasarkan penilaian yang objektif dengan melihat kemampuan anak-anak untuk ikut berlomba. Sebab, kegiatan semacam ini tidak melihat besar kecilnya sekolah, melainkan kemampuan anak itu sendiri. Menurut dia, pihaknya melakukan penilaian saat seleksi FLS2N tingkat kabupaten memberikan hasil sesuai capaian para siswa. Para juripun melibatkan orang luar, sehingga tidak ada muncul kesan keberpihakan dari para peserta dan pendamping.
“Saya ingatkan kepada panitia kabupaten, jangan coba-coba melakukan tindakan yang dapat merugikan para siswa. Semoga saja di Provinsi, panitia memilih juri yang profesioanl dan independen, kita ketahui bersama setiap tahunnya banyak kabupaten keberatan dengan hasil dari lomba tersebut,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, kegiatan dilaksanakan mulai dari tanggal 15 hingga 18 Juli 2019 yang diikuti peserta dari 13 kabupaten 1 kota. Siswa yang mewakili Parigi Moutong diajang FLS2N tingkat Provinsi lanjut dia, berasal dari empat sekolah diantaranya, lomba seni tari dari SD Inpres Palasa, penyanyi tunggal berasal dari SDN Eeya, Pantomim berasal dari SD Muhammadiyah Pelawa, dan gambar bercerita dari SDN Astina. “Beberapa bulan sebelumnya para pelatih dari semua cabang seni sudah mempermantap, tinggal menunggu hasil yang mereka capai,” ujarnya.(asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital