Senin, 10 Agustus 2026

Mencium Aroma Pasar Masomba Palu, Sulawesi Tengah, di Little India

Djafar G Bua – Singapura. Foto: Istimewa

PADA Rabu, 17 Juli 2019, bersama dengan 14 jurnalis se-Asia yang mendapat beasiswa dari Temasek Foundation dan Lee Kwan Yew Institute of Policy Studies, National University of Singapore, saya menyambangi Little India.

Dari Kent Vale Apartement kami berjalan kaki sekira 5 – 10 menitan menuju Bus Stop di depan NUS Museum. Kami menunggu NUS Bus. Bus ini melayani penumpang dari satu kampus ke kampus lainnya tanpa dipungut bayaran. Asal tahu saja, luas kampus NUS tidak kurang dari 1,5 kilometer per segi.

Kami menuju stasiun SMRT – Singapura Mass Rapid Transportation di Kent Ridge. Stasiun ini berhadapan dengan National University Hospital, tempat Ibu Ani Yudhoyono dirawat sebelum beliau mangkat.

Singkat cerita dengan menggunakan MRT kami menuju Stasiun MRT Little India. Soal nyaman dan apiknya transportasi publik di Singapura akan saya kisahkan di lain waktu.

Mulut stasiun MRT Little India berhadapan dengan pasar sayuran, bunga dan buah yang merupakan salah satu warisan sejarah Singapura. Namanya Little Indian karena sejak zaman kolonial Inggris wilayah ini dihuni oleh migran asal India hingga kini.

Semua hal dan budaya India dapat kita temukan di sini.

Yang menarik, Daun Kelor dan Buahnya pun populer di sini.
Saya pun merasa seolah-olah berasa di Pasar Masomba Palu, di kampung halaman saya. Bedanya bila Masomba tak rapi, Little India ditata menarik hingga menjadi destinasi wisata.

Menurut Ashwini Shrivastava, Assistant Editor, Press Trust of India yang berjalan bersama saya, di India daun sayuran dan buah yang populer di Sulawesi Tengah ini dinamai Methi. Sedangkan buahnya disebut Drum Stick. Itulah kenapa, Kelor juga dikenal sebagai Drum Stick Tree.

Dari referensi yang ada Kelor atau merunggai (Moringa oleifera) adalah sejenis tumbuhan dari suku Moringaceae. Tumbuhan ini dikenal dengan nama lain seperti: limaran, moringa, ben-oil, drumstick dan Malunggay di Filipina.

Di Palu, seperti diketahui menjadi sayuran wajib keluarga. Dicampur udang kecil kering dan terung lalu dimasak dengan kuah santan kelapa. Di sini, oleh Orang India dicampur dengan bayam lalu dibuat sayur bening.

Nah, soal kelor sudah dikisahkan, lalu bagaimana dengan Little India?
Little India adalah distrik etnis di Singapura. Itu terletak di sebelah timur Sungai Singapura — di seberang Chinatown, yang terletak di sebelah barat sungai — dan di utara Kampong Glam.
Kedua area tersebut merupakan bagian dari area perencanaan Kota Rochor. Little India umumnya dikenal sebagai Tekka di komunitas India Singapura.

Little India berbeda dari daerah Chulia Kampong, yang, di bawah Raffles Plan of Singapore, awalnya merupakan divisi dari kolonial Singapura di mana imigran etnis India tinggal di bawah kebijakan segregasi etnis Pemerintah Kolonial Inggris kala itu.
Namun, ketika Kampung Chulia menjadi lebih ramai dan persaingan tanah meningkat, banyak etnis India pindah ke tempat yang sekarang dikenal sebagai Little India.

Wilayah Little India telah berkembang di sekitar bekas pemukiman bagi narapidana India. Lokasinya di sepanjang Sungai Serangoon awalnya membuatnya menarik untuk memelihara ternak, dan perdagangan ternak dulunya terkenal di daerah tersebut. Akhirnya, kegiatan ekonomi lainnya berkembang, dan pada pergantian abad ke-20, daerah itu mulai terlihat seperti lingkungan etnis India.

Bila suatu waktu Anda menyambangi Singapura, jangan lupa menengok Little India. Lalu carilah kelor, jantung pisang, paria bahkan buah jambolan yang banyak tumbuh di Kelurahan Tondo, Palu Timur.

Di India jambolan disebut Jamun. Harganya 5 Dollar Singapura atau setara Rp50 ribu per boks plastik. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization