Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

DPMD Parimo Disemprit Kemenkeu Soal Realisasi Pencairan DD Tahap Dua

PALU EKSPRES, PARIGI – Kepala Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (DPMD) Kabupaten Parigi Moutong, Fit Dewana mengatakan, pencairan Dana Desa tahap II tahun 2019 hingga bulan Juli 2019, baru mencapai 40 persen.
“Terkait hal itu, Kementerian Keuangan memberikan peringatan terhadap DPMD,” ujarnya. Menurut dia, pihak Pemerintah Desa seharusnya tidak perlu terlalu lama memasukkan permintaan untuk proses pencairan DD tahap dua tersebut. Sebab, persyaratan yang diamanatkan dalam Peraturan Menteri Keuangan tidak terlalu sulit.

Dia mengatakan, dengan melihat kondisi tersebut, DPMD akan segera melakukan evaluasi terhadap pemerintah desa guna mengetahui apa sebenarnya penyebab, sehingga sering terjadi keterlambatan.
“Persyaratanya, hanya laporan realisasi anggaran 2018. Makanya kami akan segera lakukan evaluasi ditingkat pemerintah desa,” ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, DPMD juga akan mencari tahu, apakah ada persyaratan tambahan yang diterapkan di tingkat Kecamatan. Sehinga membebani dan mempersulit pemerintah desa dalam proses pencairan dana desa.

Dengan demikian, pihaknya akan berkoordinasi lagi ke Pemerintah Kecamatan agar tidak membebani persyaratan yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan, sehingga benar-benar tepat waktu. Karena hal tersebut juga berpengaruh pada daerah.
“Kalau hanya laporan realisasi anggaran, saya pikir mudah. Tapi informasi yang kami terima, pihak Kecamatan juga minta laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2018. Sehingga, membutuhkan waktu bagi Pemerintah Desa untuk melengkapinya,” katanya.

Ia berkeinginan, agar tahun depan Pemerintah Desa wajib memasukkan LKPJ tahun sebelumnya pada bulan Februari tahun berjalan. Sebab, menurutnya, menyusun pertanggungjawaban itu mudah, dan itu jangan lagi menjadi penghambat. 
“Pencairan DD tidak boleh terhambat, hanya karena persoalan administrasi. Karena disitu ada hak masyarakat yang harus di realisasikan,”ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital