Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Perda Ternak Lemah, Pemerintah Kecamatan Parigi Terapkan Sanksi Adat

PALU EKSPRES, PARIGI – Keluhan masyarakat terkait hewan ternak sapi yang kerap berkeliaran dan mengganggu arus lalulintas di jalan ibukota Parigi Moutong, disikapi Pemerintah. Pemerintah Kecamatan Parigi dalam waktu dekat akan melakukan sosialisasi keliling serta mengundang masyarakat pemilik hewan ternak.
“Saya akan lakukan pendekatan dulu dengan pemilik hewan ternak, melakukan sosialisasi keliling. Karena tadi Pak Sekcam sudah beli Toa untuk dipasang di mobil. Selain itu saya akan mengundang pemilik hewan ternak tersebut,” kata Camat Parigi, Srikandi Puja Passau kepada media ini di kantornya, Selasa, 6 Agustus 2019.

Menurut dia, apabila sudah dilakukan sosialisasi namun tidak diindahkan maka jalan satu-satunya akan dilakukan penertiban. “Jadi soal sanksi-sanksi semua sudah tertuang di dalam perda ini,” ujarnya.

Ketika ditanya apakah ada kandang yang akan menampung ketika hewan ternak ditertibkan nantinya. Ia belum bisa berkomentar.
“Masalah kandang itu, masih saya rahasiakan. Takutnya, pada saat penertiban pemilik hewan mengambil sendiri ternaknya yang sedang dikandangkan, baru dia mengaku hilang, siapa yang mau ganti. Kerena Perda ini lemah,” ungkapnya.

Menurut dia, Perda ternak di Parimo ini lemah. Sehingga, pihaknya dalam waktu dekat akan mengundang pemuka adat Patanggota di eks Kecamatan Parigi untuk duduk bersama membahas terkait sanksi yang akan dijatuhkan kepada pemilik hewan ternak.
“Untuk memberikan efek jera kepada pemilik ternak saya akan bawa ke hukum adat. Jadi kalau masih ada yang tidak mengandangkan hewannya maka akan di Givu. Hal ini saya sudah sampaikan ke Bupati dan beliau merespon,” ujarnya.

Sebab, saat ini Perda ternak tersebut sedang dalam revisi di tingkat DPR. Menurutnya, kalau menunggu hasil revisi tersebut tuntas, tentunya proses penilaian Adipura telah selesai. Selain penertiban hewan ternak, pihaknya juga melakukan pertemuan terkait penertiban sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Pasar bayangan Kelurahan Bantaya.
“Saya sudah lakukan pertemuan dengan PKL. Jadi selama Disperindag belum siapkan tempat di Pasar Sentral Parigi, saya masih izinkan menjual di situ. Kemudian kalau lapaknya semua sudah siap baru kita pindahkan,” jelas Puja sapaan akrab Camat Parigi.

Menurutnya, para PKL sudah siap untuk dipindahkan asalkan tempat mereka sudah siap. “Jadi disana kita sudah buka jalan untuk akses keluar masuk penjual dan pembeli,”ujarnya. Selain itu, di PSP pihaknya juga menertibkan tenda-tenda yang dibangun oleh PKL itu sendiri. Sebab, dianggap tidak menempati lapak yang telah disiapkan. Selain itu juga pemandangan di pasar terlihat semrawut. “Jadi kesepakatan kami dengan pihak PSP nanti habis lebaran ini, baru mereka dipindahkan,” tuturnya.(asw/palu ekspres)

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital