Minggu, 9 Agustus 2026

Setelah Jadup, Bantuan Penyintas Diberi Lewat PKH

DIALOG – Wali Kota Palu Hidayat berdialog dengan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam, Kemensos RI, Rachmat Koesnadi, Rabu 7 Agustus 2019. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU– Penyaluran jatah hidup (Jadup) bagi penyintas korban bencana Kota Palu akan diupayakan segera mungkin. Untuk tahap 1, Jadup rencananya akan diberikan kepada sedikitnya 26.855jiwa atau 7.007 kepala keluarga (KK) penyintas yang datanya dianggap telah valid untuk memenuhi persyaratan.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos RI Rachmat Koesnadi mengaku bila tak ada hambatan, Jadup direalisasikan paling lambat dua atau tiga mendatang.
Sebab pihak Bank Mandiri masih akan menyesuaikan sajian data tersebut sesuai kebutuhan administrasi Perbankan.

“Dalam waktu dia atau tiga Minggu kedepan kami bisa menyalurkan bantuan ke rekening yang telah diterbitkan,”jelas Rachmat usai menerima data penerima Jadup tahap 1, Rabu 7 Agustus 2019.

Sesuai ketentuan yang ada, Jadup kata Rachmat hanya akan diberikan untuk 60hari. Senilai Rp10ribu perjiwa.
Setelah waktu pemberian jadul berlalu Rachmat mengaku belum mengetahui pasti seperti apa pola pemenuhan kebutuhan dasar bagi penyintas.

“Kalau hasil diskusi kami dengan pak wali kota, katanya ada bantuan logistik dari APBD Palu,”katanya.

Namun menurutnya, bagi penyintas Palu yang dianggap menjadi sangat miskin setelah bencana, maka pihaknya akan mendorong penyintas bersangkutan untuk terintegrasi ke dalam program keluarga harapan (PKH) yang menjadi progam rutin tahunan Kemensos RI.

Mengenai perbedaan basis data penerima Jadup dan PKH, Rachmat menyebut, datanya akan diintegrasikan ke dalam basis data terpadu.

“Jadi tidak perlu buat persyaratan lain.
Soal data, itu akan digabungkan dengan data penerima Jadup melalui data terpadu,”jelasnya.

Pada bagian lain, Rachmat menyatakan tahun 2020 mendatang Kemensos RI akan mengalokasikan dana Jadup sebesar Rp70milyar.
Alokasi dana ini merupakan bentuk antisipasi pemerintah untuk pemenuhan Jadup jika sewaktu waktu terjadi bencana di seluruh wilayah tanah air.

Anggaran Jadup ini jelasnya adalah inisiatif Presiden RI dan Menteri Keuangan RI sebagai langkah antisipasi penyediaan dana penangana kebencanaan.

“Ya kita sih berharap tidak ada lagi bencana. Tapi tetap harus diantisipasi,”ujarnya.

Bersamaan dengan itupula, pihaknya akan mengembangkan sebuah aplikasi khusus untuk merangkum data penerima Jadup secara lengkap. Hal ini bertujuan mempermudah pemerintah daerah dalam mendistribusikan Jadup secara tepat sasaran.

“Jadi memang sejauh ini belum ada aplikasi demikian. Dengan harapan tindak lanjut penyaluran jadup bisa cepat dilakukan,”demikian Rachmat.

Untuk diketahui PKH adalah program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga penerima manfaat sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan. Program yang dimulai sejak tahun 2007 keluarga penerima manfaat juga akan diberikan bantuan logistik pangan dan pendidikan, kesehatan serta bantuan kalangan lanjut usia yang disalurkan setiap bulan dengan nilai kebutuhan masing-masing. (mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization