Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Pembangunan Rumah Diawasi TABG, Wali Kota: Gunakan Stimulan Seefisien Mungkin

Wali Kota Palu Hidayat bersama Wakil, Sigit Purnomo Said menyerahkan secara simbolis bantuan stimulan perbaikan rumah kepada Perwakilan Pokmas usai peringatan HUT RI ke 74, Sabtu 17 Agustus 2019. Foto: Hamdi Anwar/PE

PALU EKSPRES, PALU – Penyaluran dana stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana di Kota Palu akhirnya terealisasi.  Rencananya,  1.594 kepala keluarga pemilik rumah rusak berat akan memanfaatkan dana tersebut melalui mekanisme kelompok masyarakat (Pokmas).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu menargetkan dana  tersebut didistribusikan melalui 100 Pokmas.

Wali Kota Palu Hidayat berharap Pokmas yang telah terbentuk dan mulai memanfaatkan dana tersebut agar menggunakannya seefisien mungkin. Sehingga rumah rumah yang mengalami kerusakan berat bisa segera terbangun dan ditempati.

“Mohon dimanfaatkan dengan sebaik- baiknya. Pokmas  yang sudah dipercayakan betul betul mendampingi masyarakat yang menerima stimulan agar rumahnya bisa terbangun dan cepat ditempati,”harap Hidayat usai menyerahkan secara simbolis dana stimulan kepada perwakilan Pokmas.

Penyerahan dana stimulan dilakukan secara simbolis bersama dengan bantuan pembangunan masjid dalam momentum peringatan HUT RI ke 74, Sabtu 17 Agustus 2019 di halaman Kantor Wali Kota Palu.

Menurut Hidayat, penyaluran dana stimulan seluruhnya langsung ke rekening Pokmas. Pemerintah kata dia tidak menerima dana tersebut. Namun melalui BPBD penggunaan dana tersebut mendapat pendampingan tim fasilitator.

“Kebetulan tidak ada yang diterima pemerintah. Seluruhnya ke masyarakat. Tapi tetap ada pendampingan,”jelasnya.

Dalam pemanfaatan dana stimulan Hidayat juga menekankan agar dalam  pembangunan rumah, masyarakat harus mengendepankan konstruksi bangunan tahan gempa. Sehingga nantinya, rumah yang telah dibangun baru ataupun rehab berat bisa tahan goncangan gempa.

Untuk hal ini, BPBD sebagai pelaksana rehabilitasi – rekonstruksi menurut Hidayat akan melibatkan tim ahli bangunan gedung (TABG) untuk mengawasi pembangunan rumah masyarakat

“Supaya jangan lagi cuma gempa 5 Scala richter bangunan itu roboh. Kita berharap yang benar benar tahan gempa,”harapnya.

Hidayat pun mengaku, dana sebesar Rp50juta sebenarnya jauh dari kata cukup untuk mendirikan sebuah bangunan rumah baru. Namun, dia tetap barharap, dana itu minimal digunakan seeifisen mungkin.

“Ya kita berharap dana Rp50 juta itu, satu rumah harus berdiri,” katanya.

Karena itu pihaknya lanjut Hidayat mewacanakan untuk mengefisienkan dana tersebut melalui pola pembangunan rumah instan sehat sederhana (Risha) namun tahan gempa.

“Ada wacana melalui beberapa rapat karena jika dihitung 50juta tidak cukup. Ini harus dikoordinasikan dengan baik untuk membangun sederhana tahan gempa. Kalau itu cukup, dibanding kalau mau bangun pondasi dan tulangan baru,”ujarnya.

Selanjutnya untuk tahap dua. Hidayat mengaku saat ini Pemkot baru mengajukan sebatas data pada pemerintah pusat. Akan tetapi, jika nanti usulan itu diakomodir lalu kemudian dananya telah siap, maka diupayakan penyaluran sekaligus tidak secara bertahap lagi.

“Saya berharap stimulan berikutnya tidak lagi kita berikan bertahap. Makanya instansi terkait sudah kami perintahkan agar data itu tidak boleh diajukan bertahap,”sebutnya
.

Agar nantinya tambah Hidayat, jika dananya telah tersedia dari pemerintah pusat, data penerima stimulan Kota Palu sudah dalam posisi siap.

“Kalaupun dana itu sudah turun secara bertahap. Kita dalam posisi siap. Jangan lagi ada validasi. Agar supaya data itu tidak menunggu tahapan tahapan,” demikian Hidayat.(mdi/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital