Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

`DPRD Sigi Sarankan Palolo dan Nokilalaki Dijadikan Lumbung Pangan

Yusuf Edison. Foto: Dok/PE

PALU EKSPRES, SIGI– Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sigi, Yusuf Edison mengatakan Kabupaten Sigi memiliki lahan pertanian sawah sekitar 15.000 Ha. Tetapi pascabencana, ada sekitar 6.099 hektare lahan pertanian sawah yang terdampak bencana.

“Lahan pertanian yang paling banyak terdampak bencana, itu ada di wilayah Kecamatan Biromaru dan Gumbasa,” kata Yusuf Edison, Kamis, 22 Agustus 2019.

Kondisi lahan pertanian yang terdampak bencana kata Yusuf, diperparah dengan rusaknya jaringan irigasi Gumbasa yang rusak total.

“Kami meminta kepada OPD terkait untuk memaksimalkan lahan pertanian yang tidak terdampak bencana dan memiliki pasokan air yang memadai, untuk dijadikan lumbung pangan Kabupaten Sigi,” ujarnya.

Sejumlah wilayah seperti Kecamatan Biromaru dan Kecamatan Gumbasa, menurut Yusuf, tidak dapat lagi diharapkan sebagai penyuplai pangan karena kondisi lahan di kedua wilayah tersebut sangat memprihatinkan pascabencana. Selain lahannya rusak, juga tidak memiliki air karena rusak totalnya irigasi gumbasa sebagai penyuplay air di wilayah itu.

Adapun wilayah potensial yang bisa digarap OPD terkait untuk dijadikan lumbung pangan Kabupaten Sigi, adalah wilayah Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki, yang memiliki luas lahan pertanian sekitar 3.300 hektare.

“Lahan pertanian wilayah Kecamatan Palolo dan Kecamatan Nokilalaki tidak terdampak bencana, sehingga hal ini dapat dimanfaatkan OPD terkait, untuk memaksimalkan hasil pangan di kedua wilayah tersebut, agar dapat dijadikan lumbung pangan di Kabupaten Sigi,” terangnya. (mg4/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital