Senin, 10 Agustus 2026

Ajak Kerjasama Bantu Kemanusiaan di Myanmar dan Afganisthan

PALU EKSPRES, NEW YORK– Disela Sidang Majelis Umum PBB ke-74, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla menerima kunjungan Presiden International Committe Of The Red Cross (ICRC) Peter Maurer di Bilateral Booth, Markas Besar PBB New Yor, Selasa (25/9/2019). Dalam pertemuannya, Wapres yang juga Ketua Umum Palang Merah Indonedia (PMI) menyinggung masalah kemanusiaan yang terjadi di Negara Bagian Rakhine dan proses perdamaian di Afghanistan yang sedang dirintis oleh Indonesia.
“Dua masalah yang menjadi perhatian kami. Pertama di Negara Bagian Rakhine, bagi Indonesia repatriasi sukarela, aman dan bermartabat adalah prioritas,” ujarnya.

Karena itu, Wapres mengajak bahwa kita semua harus membantu Myanmar dan Bangladesh untuk mendorong agar tercipta situasi yang kondusif, untuk membuat lingkungan kondusif untuk pemulangan.

Menurutnya, Indonesia dan ASEAN (melalui AHA Centre) berusaha sangat keras untuk membantu Myanmar dalam mempersiapkan pemulangan namun sangat disayangkan bahwa repatriasi yang direncanakan pada bulan Agustus tidak terjadi. “ASEAN juga membantu Myanmar menyebarluaskan informasi tentang persiapan pemulangan di Cox Bazaar,” imbuhnya.

Selain itu Wapres juga mengingatkan pentingnya pengembangan kegiatan ekonomi di Negara Bagian Rakhine masyarakatnya mendapat mata pencaharian berkelanjutan. Dari uraian penjelasan tersebut, Wapres mengajak ICRC kemungkinan dapat mengambil peran kemanusiaan melalui kerjasama. “Mereka harus didukung (ekonomi). Saya ingin mendengar dari Anda tentang kemungkinan kerja sama yang bisa kita lakukan bersama di Rakhine State dan Cox Bazaar,” tandasnya.

Topik pembicaraan kedua, yang diangkat Wapres, adalah proses perdamaian di Afghanistan yang sangat disayangkan rencana penandatanganan Perjanjian tentang Penarikan Pasukan AS antara Taliban dan AS, di tunda. “Indonesia berkomitmen untuk melanjutkan kontribusinya pada proses perdamaian di Afghanistan,” tegasnya.

Wapres berharap dialog dan negosiasi Intra-Afghanistan dapat segera dilakukan. “Indonesia yakin bahwa Indonesia dan ICRC dapat bekerja sama di Afghanistan,” harapnya. (Husain Abdullah-Jubir Wapres RI/alu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization