Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Rehab Rumah Rusak Belum Rampung, DPRD Parimo Ancam Rekomendasikan Gagal

PALU EKSPRES, PARIMO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Parigi Moutong menargetkan perbaikan rumah kategori rusak berat akibat gempa bumi 28 September 2018, rampung pada 30 Oktober 2109.

Terkait hal itu, Ketua DPRD Parigi Moutong, Sayutin Budianto menegaskan, pembangunan rumah kategori rusak berat per 30 Oktober tahun ini harus rampung.

“Nah, kemudian sekarang di pertengahan bulan Oktober sudah masuk dana stimulan untuk rehab rumah rusak sedang,” kata Sayutin kepada media ini di kantornya, Senin, 7 Oktober 2019.

Menurutnya, untuk rumah kategori rusak sedang, dana stimulanya masuk minimal di pertengahan bulan Oktober ini dari APBN.” Jadi, yang saya pertegas di sini 30 Oktober untuk rumah warga rusak berat terdampak gempa kemarin harus rampung,” tegasnya.

Apabila pembangunan rumah rusak berat tersebut tidak rampung, maka DPRD akan memanggil pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parimo.

“Kalau tidak selesai sampai 30 Oktober DPRD akan memanggil BPBD untuk menanyakan apa kendalanya sehingga pembangunannya tidak rampung,” tegasnya  

Dia mengatakan, APBN sudah disahkan pada bulan Agustus 2019 lalu. Dengan demikian dana tersebut sudah ada.
” Berarti untuk stimulan rehab berat sudah klir. Nah, kalau ini sampai ke 2020 kan, sudah aneh makanya saya menegaskan bahwa BPBD harus menyelesaikan sampai 30 Oktober rehab berat itu,” ungkapnya.

Selain memanggil BPBD tambahnya, DPRD juga memanggil pihak kontraktor apabila pembangunan rumah tesebut tidak terselesaikan hingga pada waktu yang telah ditentukan.

“Intinya kita desak harus selesai. Bahkan sampai tanggal 30 itu tidak selesai, kemungkinan DPRD akan membuat rekomendasi tertulis bahwa ini gagal. Dan DPRD akan menindaklanjuti hal ini ke BNPB melalui BPBD Provinsi Sulteng,” ujarnya.

Dalam rangka rekonstruksi rumah masyarakat korban gempa, pemerintah mengambil kebijakan menganggarkan dana perbaikan rumah senilai Rp 50 juta per rumah untuk kategori rumah yang mengalami kerusakan berat.

Kemudian Rp 25 juta untuk kerusakan sedang dan kerusakan ringan Rp 10 juta.(asw/palu  ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital