Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Pemkab Parimo Targetkan APBD 2020 Naik Menjadi Rp 1,6 Triliun

RAPAT — DPRD Parimo saat rapat bersama OPD penghasil, Selasa (5/11/2019). Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIGI– Sekretaris Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kabupaten Parigi Moutong sekaligus Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Parimo, Yusrin menyampaikan di hadapan Anggota DPRD Parimo dalam rapat bersama OPD penghasil, bahwa Pemkab Parimo menargetkan APBD 2020 sebesar Rp 1,6 Triliun lebih.

Rapat dipimpin langsung Ketua DPRD Parimo, Sayutin Budianto, dan dihadiri sejumlah OPD penghasil, berlangsung di ruang rapat DPRD Parimo, Selasa, 5 November 2019.

Menurutnya, Pemkab Parimo menargetkan pendapatan daerah tahun 2020 mengalami kenaikan, setelah sebelumnya diproyeksikan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS) senilai Rp 1,217 triliun.

Ia mengatakan, kenaiakan tersebut karena dalam pembahasan KUA PPAS APBD 2020 beberapa waktu lalu, belum mencantumkan angka dari dana perimbangan pusat. Tetapi setelah Peraturan Menteri Keuangan (PMK) diterbitkan, itu mempengaruhi jumlah pendapatan daerah menjadi Rp 1,620 triliun lebih.

“Kalau dilihat dari pendapatan daerah yang mengalami perubahan di sini berada pada penghasilan retribusi. Dan, ada ketambahan juga di bagian lain,”ujarnya.

Dia mengatakan target PAD untuk KUA PPAS dari sumber lainnya senilai Rp 118.439.658.404. Namun setelah diterbitkan PMK menjadi Rp 120.602.979.606. Sehingga, terjadi peningkatan senilai Rp 2.163.321.002.

Sumber kenaikan pendapatan daerah kata dia, cukup signifika berada di dana perimbangan. Pada KUA PPAS ditargetkan senilai Rp 820.367.725.000, mengalami perubahan menjadi Rp 1.219.394.369.200.

Ia menambahkan, dana bagi hasil ini adalah untuk bagi hasil pajak. Dan bukan pajak dalam KUA PPAS ditargetkan Rp 33.417.514.000.
“Setelah PMK dan PPN keluar tahun 2020 terjadi penurunan signifikan sekitar Rp 17 miliar atau sebesar Rp 16.491.255.200. Ini tentunya sangat mempengaruhi APBD kita,”ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital